HOME  ⁄  Ekonomi

Kelurahan Paseban Kembangkan Sampah Plastik Menjadi Kerajinan Bernilai Ekonomi

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Kelurahan Paseban Kembangkan Sampah Plastik Menjadi Kerajinan Bernilai Ekonomi
Foto: (Sumber :Lurah Paseban, Citra Arum Purdiarini (kiri) bersama warga memanfaatkan limbah plastik menjadi berbagai produk yang memiliki nilai ekonomi dalam kegiatan yang dilaksanakan di wilayah Kelurahan Paseban, Senen, Jakarta Pusat pada Senin (10/8/2026). ANTARA/HO-Pemkot Jakpus.)

Pantau - Kelurahan Paseban, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat, mengembangkan pengolahan sampah plastik berbasis warga menjadi berbagai produk kerajinan bernilai ekonomi sekaligus mendorong pengurangan sampah dari sumbernya.

Lurah Paseban Citra Arum Purdiarini mengatakan pemerintah kelurahan mendorong warga memanfaatkan limbah plastik dan membantu pemasaran produk kerajinan agar dapat memberikan penghasilan tambahan.

“Kami akan membuat platform untuk menampung produk kerajinan tangan dari daur ulang sampah untuk dipasarkan kepada masyarakat. Jadi, selain mengurangi sampah, bisa memberikan penghasilan tambahan,” kata Citra dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (11/8/2026).

Warga Sulap Sampah Plastik Menjadi Kerajinan

Sejumlah warga Paseban telah memanfaatkan sampah plastik menjadi beragam kerajinan seperti tikar, taplak meja, tempat tisu, boneka hingga bunga plastik.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya melibatkan masyarakat dalam mengurangi dan mengolah sampah sejak dari sumbernya sehingga limbah dapat dimanfaatkan kembali.

“Kami mendukung segala macam kerajinan yang menggunakan bahan dasar sampah karena ikut mengurangi dan mengolah sampah,” ujarnya.

Kelurahan Paseban juga akan mendata warga yang memiliki keterampilan mengolah sampah dan membantu memasarkan produk yang mereka hasilkan.

Langkah tersebut diharapkan meningkatkan kebiasaan masyarakat dalam memilah dan mengolah sampah sebelum dibuang sekaligus mendukung pemberdayaan ekonomi warga.

Fariyah Manfaatkan Kemasan Bekas Menjadi Produk

Salah satu warga RT 06/RW 08 Kelurahan Paseban, Fariyah (67), telah memanfaatkan sampah plastik dari kemasan kopi dan minuman sachet untuk membuat berbagai kerajinan.

Fariyah telah menekuni pembuatan kerajinan berbahan sampah plastik selama beberapa tahun untuk mengisi waktu luang di rumah.

“Sampah plastik bekas bungkus kopi dan minuman sachet dikumpulkan dari anak yang sehari-hari berjualan makanan dan minuman,” katanya.

Kemasan bekas tersebut diolah Fariyah menjadi tikar, keranjang, tas, tempat tisu hingga sarung galon air mineral.

Pembuatan tikar dimulai dengan membersihkan kemasan bekas sebelum bahan tersebut dianyam menjadi satu kesatuan dengan proses pengerjaan sekitar satu hari.

Fariyah juga menyatakan siap mengajarkan keterampilan mengolah sampah plastik kepada ibu-ibu di lingkungan RT 06/RW 08 yang berminat membuat produk kerajinan.

“Semoga kerajinan tangan yang dibuat bisa bermanfaat dan memiliki nilai jual untuk menambah penghasilan keluarga,” ujarnya.

Penulis :
Ahmad Yusuf