HOME  ⁄  Ekonomi

Presiden Kolombia Tetapkan Darurat Ekonomi Pascagempa M7,4, Dana Khusus Pemulihan Dibentuk

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Presiden Kolombia Tetapkan Darurat Ekonomi Pascagempa M7,4, Dana Khusus Pemulihan Dibentuk
Foto: (Sumber :Tim pencarian dan penyelamatan melakukan operasi di tengah reruntuhan bangunan yang ambruk akibat gempa bumi dahsyat berkekuatan magnitudo 7,4 di Pereira, Kolombia, pada 10 Agustus 2026. Setidaknya 132 orang tewas dan 570 lainnya terluka dalam gempa tersebut, yang menyebabkan bangunan-bangunan runtuh dan memicu operasi pencarian dan penyelamatan berskala besar di berbagai kota. /ANTARA/Alexis Munera - Anadolu Agency/pri.)

Pantau - Presiden Kolombia Abelardo de la Espriella menetapkan status darurat ekonomi untuk mempercepat penanganan dampak gempa bumi bermagnitudo 7,4 yang mengguncang negaranya pada Senin (10/8/2026), sekaligus mengumumkan pembentukan dana khusus untuk membiayai pemulihan wilayah terdampak.

Gempa tersebut telah menyebabkan 265 orang meninggal dunia, 3.494 orang terluka, dan 496 orang masih dinyatakan hilang berdasarkan data resmi pemerintah.

"Saya telah memutuskan untuk mengaktifkan status darurat ekonomi, sebuah mekanisme yang diamanatkan oleh konstitusi kita, agar dapat menangani krisis ini secara memadai," kata de la Espriella dalam pernyataan yang disiarkan saluran televisi Caracol, Rabu (12/8/2026).

Puluhan Ribu Rumah Rusak akibat Gempa

Data terbaru menunjukkan gempa merusak 53.526 rumah, menyebabkan 140 bangunan runtuh, serta merusak 1.819 lembaga pendidikan, 631 pusat kegiatan masyarakat, dan 179 fasilitas kesehatan.

Bencana tersebut juga menghancurkan satu jembatan penyeberangan orang serta merusak 20 jembatan jalan raya, 203 ruas jalan, 44 sistem pasokan air bersih, dan lima bandara.

"Ini tanpa keraguan merupakan tragedi yang sangat besar," kata de la Espriella.

Pemerintah Kolombia memprioritaskan pemberian bantuan kepada korban luka serta rekonstruksi berbagai wilayah yang hancur akibat gempa.

Pemerintah Siapkan Dana Khusus dan Bantuan Ekonomi

De la Espriella mengatakan status darurat ekonomi memungkinkan pemerintah membentuk dana khusus untuk menampung dan menyalurkan bantuan nasional maupun internasional.

Dana tersebut akan digunakan untuk memperbaiki rumah sakit, sekolah, permukiman warga, akses jalan, dan bandara yang terdampak gempa.

Pemerintah juga berencana menerapkan paket bantuan ekonomi sementara berupa penanggungan tagihan listrik dan air bagi keluarga terdampak serta subsidi sewa rumah bagi warga yang kehilangan tempat tinggal.

Paket tersebut turut mencakup insentif pajak dan keuangan, bantuan tunai langsung untuk keluarga rentan, serta dukungan bagi pelaku usaha kecil dan pedagang lokal.

Penulis :
Aditya Yohan