
Pantau - Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan atau Zulhas mengatakan pemerintah pada 2026 memfokuskan kebijakan pada peningkatan pendapatan nelayan karena tingkat kesejahteraan kelompok tersebut masih tergolong rendah.
"Tahun ini kita fokus meningkatkan pendapatan nelayan kita," kata Zulhas dalam Konferensi Pers Nota Keuangan dan RAPBN Tahun Anggaran 2027 di Jakarta, Jumat, 14 Agustus 2026.
Zulhas menjelaskan, berdasarkan data yang tersedia, nilai tukar nelayan (NTN) berada pada angka 103 sehingga peningkatan kesejahteraan nelayan masih menjadi pekerjaan yang perlu mendapatkan perhatian pemerintah.
Pemerintah Siapkan hingga 2.000 Kampung Nelayan
Salah satu langkah yang disiapkan pemerintah untuk meningkatkan NTN adalah membangun sekitar 1.300 hingga 2.000 kampung nelayan.
"Kita akan membangun 1.300 sampai 2.000 kampung nelayan," ujar Zulhas.
Kampung nelayan tersebut akan dilengkapi berbagai sarana dan prasarana untuk menunjang kegiatan sekaligus perekonomian masyarakat nelayan.
Fasilitas yang akan disediakan meliputi pelabuhan, tempat pelelangan ikan, ruang penyimpanan dingin, bengkel, fasilitas pengolahan hasil laut, perumahan, hingga berbagai fasilitas sosial.
Selain pembangunan kampung nelayan, pemerintah akan mengembangkan program budi daya ikan tematik yang menyasar sekitar 40 ribu desa di seluruh Indonesia.
"Secara bertahap kami akan kembangkan budi daya tematik di 40.000 desa," kata Zulhas.
Pengembangan budi daya tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah agar masyarakat nelayan memperoleh manfaat ekonomi yang lebih besar dari pekerjaannya dan merasakan peningkatan kesejahteraan.
Prabowo Targetkan 1.386 Kampung Nelayan Berfungsi Akhir 2026
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menargetkan sebanyak 1.386 Kampung Nelayan Merah Putih sudah berdiri dan berfungsi pada akhir Desember 2026.
Program Kampung Nelayan Merah Putih ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan sekaligus mengoptimalkan potensi ekonomi dari sumber daya laut Indonesia.
Menurut Prabowo, hingga 14 Agustus 2026 pemerintah telah membangun 100 kampung nelayan.
"Hari ini, 100 kampung nelayan telah dibangun. Target kita, 1.386 kampung nelayan berdiri dan berfungsi pada akhir Desember 2026," kata Prabowo dalam Pidato Kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPD RI dan DPR RI Tahun 2026 di Gedung MPR/DPR RI, Jakarta.
Prabowo menilai pembangunan kampung nelayan merupakan bagian penting dari strategi pemerintah untuk menjadikan laut sebagai sumber kemakmuran bagi masyarakat nelayan Indonesia.
Potensi Perikanan Indonesia Capai 34 Miliar Dolar AS
Presiden menyebut nilai sektor perikanan Indonesia mencapai sekitar 34 miliar dolar AS setiap tahun.
Namun, menurut Prabowo, Indonesia baru dapat menikmati sekitar lima persen dari potensi nilai perikanan tersebut.
Prabowo menyatakan sebagian besar potensi lainnya justru diambil oleh kapal-kapal asing yang beroperasi tanpa izin Indonesia.
"Sisanya, diambil oleh kapal-kapal negara lain tanpa izin kita. Bayangkan berapa nilai yang kita hilang tiap hari, tiap malam," ujar Presiden.
- Penulis :
- Arian Mesa



