
Pantau - PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) mencatat produksi minyak sebesar 2.128 barel per hari dari sumur baru MESO#22 bertipe infill directional atau berarah tipe S di Lapangan Menggala South, Kabupaten Rokan Hilir, Riau.
General Manager Zona Rokan PHR Andre Wijanarko mengatakan hasil uji sumur menunjukkan MESO#22 memiliki tingkat kandungan air atau water cut sekitar 25 persen dari total fluida sebesar 2.853 Barrel Fluid Per Day (BFPD).
"Alhamdulillah, keberhasilan MESO#22 memberikan tambahan produksi yang sangat berarti bagi PHR Zona Rokan. Ini merupakan wujud komitmen PHR untuk terus menopang ketahanan energi nasional melalui program pengeboran, namun tetap mempertahankan disiplin biaya yang ketat serta menjunjung tinggi keselamatan operasi," katanya dalam keterangan yang diterima di Pekanbaru, Selasa (18/8/2026).
Pengeboran Sumur MESO#22 Hadapi Tantangan
Pengeboran MESO#22 hingga kedalaman 3.920 feet measured depth (ftMD) dimulai menggunakan Rig GW-336 pada 16 Juli 2026 dan rangkaian operasi pengeboran diselesaikan hingga pelepasan rig pada 29 Juli 2026.
Salah satu tantangan dalam pengerjaan sumur tersebut adalah perubahan profil trajektori dari tipe J menjadi tipe S yang memiliki tingkat kesulitan lebih tinggi.
Tim PHR juga menghadapi potensi sloughing shale, yakni kondisi lapisan serpih yang mudah rontok dan tidak stabil.
"Pelaksanaan Sumur MESO#22 diselesaikan dalam total waktu aktual 29,04 hari, termasuk perhitungan "rig moving", "initial completion", dan "Non-Productive Time" (NPT) dibandingkan dengan rencana awal selama 24,2 hari," ujarnya.
Produksi Minyak Dialirkan ke Gathering Station
Minyak yang diproduksi dari sumur MESO#22 saat ini telah dialirkan menuju Gathering Station (GS) MESO dengan operasional yang mengedepankan keselamatan kerja dan integritas fasilitas.
PHR menyatakan akan melanjutkan langkah optimalisasi dan inovasi operasional untuk menjaga kontribusi Zona Rokan terhadap pasokan energi nasional.
"Ke depan, PHR akan terus berkomitmen untuk melakukan berbagai langkah optimasi dan inovasi operasional secara aman, andal, dan efisien. Kami percaya, melalui kolaborasi yang solid serta semangat dedikasi seluruh pekerja dan mitra kerja di lapangan, PHR dapat terus memberikan kontribusi terbaiknya bagi kelancaran pasokan energi nasional," tutup Andre Wijanarko.
- Penulis :
- Aditya Yohan



