HOME  ⁄  Ekonomi

Bulog Sumut Terima Tambahan 46.000 Ton Beras untuk Perkuat Stok Pangan Masyarakat

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Bulog Sumut Terima Tambahan 46.000 Ton Beras untuk Perkuat Stok Pangan Masyarakat
Foto: (Sumber :Arsip- Stok beras di Gudang Bulog Sumatera Utara di Medan, Sumut. ANTARA/M.Sahbainy Nasution..)

Pantau - Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Utara menerima tambahan stok beras sebanyak 46.000 ton dari stok nasional secara bertahap hingga September 2026 untuk memperkuat ketersediaan pangan bagi masyarakat di wilayah tersebut.

Pemimpin Wilayah Perum Bulog Sumatera Utara Budi Cahyanto mengatakan tambahan pasokan tersebut didatangkan untuk menjaga kecukupan stok beras di Sumut.

"Kami menerima tambahan dari stok nasional sekitar 46.000 ton beras secara bertahap sampai September 2026 ini," ujar Budi di Medan, Selasa (18/8/2026).

Sebanyak 4.000 ton beras telah masuk ke gudang Bulog Sumut dari Jakarta, sementara pasokan berikutnya dijadwalkan berasal dari sejumlah daerah.

Pasokan Beras Datang Bertahap

Bulog Sumut mencatat pasokan yang akan menyusul antara lain sebanyak 15.000 ton dari Aceh, 14.000 ton dari Jawa Timur, dan 7.000 ton dari Jawa Barat.

Tambahan stok tersebut digunakan untuk menggantikan beras yang telah dikeluarkan melalui program bantuan pangan serta penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) kepada sejumlah mitra.

"Jadi, adanya stok beras tersebut sebagai penguatan stok pangan untuk kebutuhan masyarakat di Sumut," katanya.

Bulog Sumut memastikan ketersediaan beras SPHP di pasar tetap aman seiring dengan peningkatan penyaluran kepada mitra dan jaringan pengecer resmi.

Harga Beras SPHP Tetap Mengacu HET

Selain menjaga pasokan, Bulog Sumut memastikan harga jual beras SPHP tetap mengacu pada harga eceran tertinggi (HET) sebesar Rp13.100 per kilogram.

Masyarakat juga diimbau tidak melakukan pembelian secara berlebihan karena penyaluran beras SPHP terus dilakukan secara bertahap.

Bulog Sumut akan mengelola stok sesuai kebutuhan dan penugasan pemerintah agar beras dapat disalurkan melalui berbagai program untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Penulis :
Aditya Yohan