HOME  ⁄  Ekonomi

Pemerintah Bentuk Tim Bersama untuk Kawal Investasi Qatar Bangun 50.000 Hunian di Kampung Bandan

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Pemerintah Bentuk Tim Bersama untuk Kawal Investasi Qatar Bangun 50.000 Hunian di Kampung Bandan
Foto: (Sumber :Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait. ANTARA/Aji Cakti.)

Pantau - Pemerintah membentuk tim bersama untuk mengawal rencana investasi Qatar dalam pembangunan hunian vertikal di Kampung Bandan, Jakarta, dengan tahap awal sebanyak 50.000 unit di atas lahan milik PT Kereta Api Indonesia (KAI).

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mengatakan tim tersebut melibatkan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), BP BUMN, PT KAI, Badan Pusat Statistik (BPS), serta pihak Qatar.

"Untuk rencana investasi di Kampung Bandan, sesuai arahan Bapak Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), dibuat tim bersama antara BPKP, BP BUMN, PT KAI, BPS, dan pihak Qatar, sehingga dipastikan semua tata kelolanya benar," kata Maruarar di Jakarta, Rabu (19/8/2026).

Tim Kawal Lahan hingga Skema Investasi

Tim bersama akan membahas rencana pemanfaatan lahan, kebutuhan data, skema investasi, serta aspek tata kelola untuk memastikan proyek berjalan sesuai ketentuan.

Kementerian PKP dan KAI menggandeng investor Qatar, Al Qilaa International Group, untuk membangun hunian vertikal sebagai bagian dari Program 3 Juta Rumah.

Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin menyatakan kolaborasi tersebut menjadi langkah untuk mengoptimalkan aset lahan KAI melalui konsep transit oriented development (TOD).

Kerja sama itu merupakan tindak lanjut proyek investasi Al Qilaa untuk membangun satu juta unit hunian vertikal di Indonesia yang diluncurkan bersama Kementerian PKP pada Juni 2026.

Tahap Awal Dibangun 50.000 Hunian

Sebanyak 50.000 unit hunian direncanakan dibangun pada tahap awal di kawasan Kampung Bandan, Kemayoran, DKI Jakarta, menggunakan lahan milik KAI sebagai bagian dari kawasan TOD.

Proyek tersebut akan menghadirkan hunian vertikal berupa smart towers yang dilengkapi sekolah, taman bermain, ruang komunal, serta sistem hunian pintar.

Kemitraan disepakati Chairman Al Qilaa Global Group Abdulaziz Al Thani dan Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin dengan disaksikan Ketua Satgas Perumahan Hashim S Djojohadikusumo.

Abdulaziz menyatakan kerja sama tersebut mencerminkan komitmen pihaknya mendukung penyediaan perumahan bagi masyarakat Indonesia sejalan dengan Program 3 Juta Rumah Presiden Prabowo Subianto.

Menurut Abdulaziz, proyek tersebut tidak hanya diarahkan untuk menyediakan tempat tinggal, tetapi juga membangun ekosistem hunian berkelanjutan yang mendukung kehidupan komunitas.

Penulis :
Aditya Yohan