HOME  ⁄  Ekonomi

Komisi IV DPR Apresiasi Percepatan Swasembada Bawang Putih, 90 Persen Kebutuhan Masih Impor

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Komisi IV DPR Apresiasi Percepatan Swasembada Bawang Putih, 90 Persen Kebutuhan Masih Impor
Foto: (Sumber :Ketua Komisi IV DPR RI, Titiek Soeharto bersama Menko Pangan Zulkifli Hasan, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, dan Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal melakukan panen raya bawang putih di Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), Rabu (19/8/2026). ANTARA/Dimyati.)

Pantau - Ketua Komisi IV DPR RI Titiek Soeharto mengapresiasi upaya Polri dan Kementerian Pertanian mempercepat swasembada bawang putih nasional di tengah kondisi sekitar 90 persen kebutuhan komoditas tersebut yang masih dipenuhi melalui impor.

Titiek menyampaikan hal tersebut saat menghadiri panen raya bawang putih di Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, Rabu (19/8/2026).

"Kami apresiasi Polri khususnya Satgas Percepatan Swasembada Bawang Putih Nasional Polri. Termasuk juga ke Menteri Pertanian yang telah berhasil swasembada berbagai produk pangan," ujar Titiek.

DPR Dorong Swasembada Bawang Putih

Titiek menegaskan Komisi IV DPR memiliki fungsi pengawasan di bidang pangan, termasuk mengawal kebijakan pemerintah untuk mewujudkan ketahanan pangan nasional.

"Kegiatan tanam dan panen bawang putih merupakan bukti nyata dalam upaya mendukung agenda strategis pemerintah di bidang ketahanan pangan," katanya.

Titiek menyoroti Indonesia yang pernah mencapai swasembada bawang putih pada 1994, sedangkan saat ini sekitar 90 persen kebutuhan nasional masih berasal dari impor.

"Kita pernah swasembada, kenapa sekarang tidak mampu lagi swasembada. Yang paling penting adalah kondisi sesuai dengan janji Presiden. Swasembada ini tidak bisa dilakukan satu pihak tapi perlu keterlibatan semua pihak sesuai peran masing-masing," katanya.

Ia menekankan program penanaman bawang putih perlu dilakukan secara berkelanjutan di berbagai wilayah Indonesia, termasuk Kecamatan Sembalun di Lombok Timur.

Polri Verifikasi 2.593 Hektare Lahan

Polri bersama berbagai pihak telah memperoleh potensi lahan terverifikasi seluas 2.593 hektare yang tersebar di wilayah 17 Polda untuk mendukung percepatan swasembada bawang putih.

Program tersebut memberdayakan 117 kelompok tani dengan melibatkan sebanyak 2.257 petani.

Dari total lahan tersebut, 927,6 hektare telah ditanami dengan proyeksi produksi mencapai 9.276 ton bawang putih.

Penanaman serentak juga dilaksanakan di wilayah 14 Polda pada Rabu dengan luas lahan mencapai 279,5 hektare dan proyeksi produksi sekitar 2.795 ton yang dapat dipanen pada kuartal IV 2026.

Tiga Polda lainnya akan melakukan penanaman dengan menyesuaikan masa tanam di wilayah masing-masing.

Panen raya di Sembalun turut dihadiri Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal, Direktur Bulog Rizal Ramdhani, dan Kapolda NTB Irjen Polisi Kalingga Rendra Raharja.

Penulis :
Ahmad Yusuf