
Pantau - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan rencana pembatasan pembelian Pertalite bagi masyarakat kelompok desil 9 dan 10 masih dalam tahap kajian dan belum diterapkan.
Karena belum ada keputusan mengenai rencana tersebut, distribusi dan pembelian Pertalite saat ini tetap berlangsung sesuai ketentuan yang berlaku.
"Pembatasan Pertalite masih di dalam pembahasan, ya," kata Bahlil.
Pembelian Pertalite Masih Gunakan Ketentuan Lama
Bahlil menjelaskan ketentuan distribusi Pertalite yang sudah berlaku tetap digunakan selama proses pembahasan belum menghasilkan keputusan.
Berdasarkan aturan saat ini, pembelian Pertalite untuk bus dan truk dibatasi maksimal 200 liter per hari.
Sementara itu, kendaraan roda empat mendapatkan batas pembelian Pertalite sebanyak 50 liter per hari.
"Masih seperti itu aja," kata Bahlil.
Bahlil juga mengingatkan Pertalite merupakan bahan bakar bersubsidi yang ditujukan bagi masyarakat yang berhak mendapatkan subsidi energi.
Karena itu, masyarakat yang dinilai sudah mampu secara ekonomi diminta beralih menggunakan bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi.
"Yang sudah kaya-kaya, yang sudah mampu itu jangan mengambil hak rakyat, lah. Subsidi itu ya untuk saudara-saudara kita yang berhak menerimanya," kata Bahlil.
Pemerintah Kaji Larangan Pertalite untuk Desil 9 dan 10
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan pengendalian subsidi BBM, khususnya Pertalite, akan dilakukan secara bertahap.
Purbaya menilai sistem yang dimiliki Pertamina sudah mumpuni untuk mendukung penerapan pembatasan pembelian Pertalite.
Salah satu skema yang tengah dibahas pemerintah adalah melarang masyarakat kelompok desil 9 dan 10 membeli Pertalite.
Apabila kebijakan tersebut diterapkan, masyarakat yang masuk kelompok desil 9 dan 10 harus menggunakan BBM nonsubsidi.
Namun, skema pengendalian subsidi tersebut hingga saat ini masih dalam tahap pembahasan dan belum diberlakukan.
Pemerintah berharap kebijakan tersebut dapat diimplementasikan dalam waktu yang tidak terlalu lama setelah seluruh sistem yang diperlukan siap.
Menurut Purbaya, pembatasan pembelian BBM bersubsidi bertujuan memastikan subsidi pemerintah tersalurkan secara tepat sasaran.
Dengan demikian, belum ada pembatasan pembelian Pertalite berdasarkan kelompok desil 9 dan 10 saat ini karena pemerintah masih mengkaji mekanisme dan mempersiapkan sistem sebelum kebijakan diterapkan.
- Penulis :
- Shila Glorya



