HOME  ⁄  Ekonomi

PIHPS Mencatat Harga Cabai Rawit Merah Rp52.750 dan Telur Ayam Rp22.650 per Kilogram

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

PIHPS Mencatat Harga Cabai Rawit Merah Rp52.750 dan Telur Ayam Rp22.650 per Kilogram
Foto: (Sumber :Komoditas cabai merah keriting dijual pedagang di Pasar Kebayoran Lama, Jakarta. ANTARA/Harianto.)

Pantau - Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia mencatat harga cabai rawit merah mencapai Rp52.750 per kilogram dan telur ayam ras Rp22.650 per kilogram pada Kamis, 20 Agustus 2026.

Data PIHPS yang dilansir di Jakarta pada pukul 08.30 WIB tersebut menunjukkan harga sejumlah komoditas pangan di tingkat pedagang eceran secara nasional.

PIHPS mencatat bawang merah diperdagangkan seharga Rp32.250 per kilogram, sedangkan bawang putih berada di level Rp31.000 per kilogram.

"Bawang merah di harga Rp32.250 per kg, bawang putih Rp31.000 per kg," demikian informasi dalam data PIHPS.

Harga beras kualitas bawah I tercatat Rp14.550 per kilogram dan beras kualitas bawah II Rp13.500 per kilogram.

Beras kualitas medium I diperdagangkan Rp15.950 per kilogram, sedangkan beras kualitas medium II berada di harga Rp15.250 per kilogram.

Untuk beras kualitas super, PIHPS mencatat kualitas super I seharga Rp16.550 per kilogram dan kualitas super II Rp16.150 per kilogram.

Sementara itu, cabai merah besar tercatat Rp30.000 per kilogram, cabai merah keriting Rp37.500 per kilogram, dan cabai rawit hijau Rp36.500 per kilogram.

PIHPS mencatat harga daging ayam ras segar mencapai Rp41.650 per kilogram.

Daging sapi kualitas I diperdagangkan Rp138.750 per kilogram, sedangkan daging sapi kualitas II berada di harga Rp130.000 per kilogram.

Harga gula pasir kualitas premium tercatat Rp18.500 per kilogram, sementara gula pasir lokal Rp17.000 per kilogram.

Minyak goreng curah diperdagangkan Rp21.100 per liter, sedangkan minyak goreng kemasan bermerek I tercatat Rp22.250 per liter.

Adapun minyak goreng kemasan bermerek II tercatat berada di harga Rp21.250 per liter berdasarkan data PIHPS Nasional.

Penulis :
Ahmad Yusuf