HOME  ⁄  Ekonomi

Pupuk Kujang Pastikan Stok Pupuk Subsidi di Karawang dan Jawa Barat Aman untuk Musim Tanam Ketiga

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Pupuk Kujang Pastikan Stok Pupuk Subsidi di Karawang dan Jawa Barat Aman untuk Musim Tanam Ketiga
Foto: (Sumber :Ilustrasi - Stok pupuk yang tersimpan di gudang PT Pupuk Kujang. (ANTARA/Ali Khumaini/dok).)

Pantau - PT Pupuk Kujang memastikan stok pupuk subsidi di Kabupaten Karawang dan wilayah Jawa Barat mencukupi kebutuhan petani menghadapi musim tanam ketiga pada Agustus-September 2026.

Officer Hubungan Eksternal Departemen Komunikasi dan Administrasi Korporat PT Pupuk Kujang Dondon Try Laksono mengatakan perusahaan terus berproduksi untuk menjaga ketersediaan pupuk.

"Sebagai produsen pupuk di Indonesia, PT Pupuk Kujang terus berproduksi guna memenuhi ketersediaan pupuk," kata Dondon saat dihubungi di Karawang, Jawa Barat, Jumat (21/8/2026).

Ketersediaan tersebut mencakup pupuk subsidi jenis urea, NPK, dan organik yang disiapkan untuk memenuhi kebutuhan petani selama musim tanam ketiga.

Berdasarkan data persediaan, stok pupuk subsidi di Karawang mencapai sekitar 4.829,92 ton.

Jumlah tersebut terdiri atas pupuk urea sebanyak 2.625,06 ton, NPK 2.000,49 ton, dan pupuk organik 204,37 ton.

Ketersediaan pupuk subsidi di seluruh Jawa Barat juga tercatat mencapai sekitar 84.858,14 ton.

Stok tersebut terdiri atas 53.596,09 ton pupuk urea, 29.888,09 ton NPK, dan 1.373,96 ton pupuk organik.

Menurut Dondon, stok yang mencukupi menjadi faktor penting untuk menjaga kelancaran distribusi pupuk kepada petani selama musim tanam.

Persediaan yang memadai di tingkat wilayah juga diharapkan mendukung penyaluran pupuk tepat waktu sehingga kebutuhan petani terpenuhi dan produktivitas pertanian tetap terjaga.

Data Pupuk Indonesia menunjukkan realisasi penyaluran pupuk subsidi di Jawa Barat hingga akhir Juli 2026 telah mencapai 55 persen dari total alokasi tahun ini sebanyak 1.070.997 ton.

Vice President Komunikasi Korporat PT Pupuk Indonesia (Persero) Cindy Sistyarani sebelumnya menyebut realisasi penyaluran pupuk subsidi mencapai 589.991 ton atau 55 persen dari total alokasi.

Realisasi tersebut terdiri atas 295.037 ton pupuk urea, 292.619 ton NPK Phonska, dan 331 ton pupuk ZA.

Sementara itu, realisasi penyaluran pupuk organik tercatat telah mencapai 2.004 ton hingga akhir Juli 2026.

Penulis :
Ahmad Yusuf