HOME  ⁄  Ekonomi

Wamenaker Afriansyah Noor Dorong Kolaborasi Lintas Sektor untuk Perluas Pelatihan Tenaga Kerja

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Wamenaker Afriansyah Noor Dorong Kolaborasi Lintas Sektor untuk Perluas Pelatihan Tenaga Kerja
Foto: (Sumber :Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor dalam kegiatan di BBPVP Medan, Kamis (20/8/2026). (ANTARA/HO-Kemnaker RI).)

Pantau - Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor menilai kolaborasi lintas sektor diperlukan untuk memperluas jangkauan pelatihan sekaligus memastikan keterampilan tenaga kerja sesuai dengan kebutuhan pasar kerja.

“Sinergi ini memperluas jangkauan pelatihan dan memastikan bahwa keterampilan yang diberikan benar-benar sesuai dengan kebutuhan pasar kerja,” kata Afriansyah dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (21/8/2026).

Kemnaker Gandeng Industri hingga Lembaga Pendidikan

Salah satu bentuk kolaborasi tersebut dilakukan melalui pelatihan berbasis kompetensi (PBK) yang diselenggarakan Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Kementerian Ketenagakerjaan di Medan, Sumatera Utara.

“Pelatihan tersebut dilaksanakan dengan menggandeng pemerintah daerah, dunia industri, lembaga pendidikan, dan berbagai mitra,” ujar Afriansyah.

Ia meminta peserta memanfaatkan program tersebut untuk memperkuat keterampilan yang diperlukan dalam menghadapi dunia kerja.

“Serap ilmu sungguh-sungguh, karena keterampilan yang Anda peroleh di sini adalah bekal berharga untuk masa depan,” kata dia.

Pelatihan berbasis kompetensi yang digelar BBPVP Medan mencakup sejumlah bidang, antara lain pariwisata, bisnis dan manajemen, smart supply chain, serta teknologi informasi dan komunikasi.

“Melalui pelatihan tersebut, Kemnaker terus memperkuat kompetensi tenaga kerja agar keterampilan yang dimiliki semakin relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan dunia industri,” kata Wamenaker.

Pelatihan Housekeeping Libatkan Penyandang Disabilitas

Afriansyah juga menutup pelatihan housekeeping yang diselenggarakan BBPVP Medan bersama Yayasan PLAN International Indonesia.

Pelatihan tersebut melibatkan peserta dari kalangan penyandang disabilitas sebagai bagian dari upaya memperluas akses peningkatan kompetensi tenaga kerja.

Afriansyah mengapresiasi peserta yang telah menyelesaikan pelatihan serta mendorong mereka terus meningkatkan kompetensi dan kepercayaan diri untuk menghadapi dunia kerja.

Penulis :
Ahmad Yusuf