HOME  ⁄  Ekonomi

Kementerian PU Memasok Air untuk Tangani Karhutla 20 Hektare di Muaro Jambi

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Kementerian PU Memasok Air untuk Tangani Karhutla 20 Hektare di Muaro Jambi
Foto: (Sumber :Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memasok air untuk penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi. ANTARA/HO - Kementerian PU.)

Pantau - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memasok air dan mengerahkan sarana pendukung untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sekitar 20 hektare lahan gambut di Desa Pematang Gajah, Kecamatan Jambi Luar Kota, Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi.

Kebakaran yang terjadi pada Senin (24/8/2026) tersebut berdasarkan asesmen Posko Karhutla Provinsi Jambi dipicu kondisi cuaca kering selama musim kemarau.

Api telah berhasil dipadamkan, tetapi petugas masih melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang berpotensi kembali menyala di kawasan gambut.

Kementerian PU Kerahkan Tandon Air

Kementerian PU melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera VI Jambi bersama Satuan Tugas Penanggulangan Karhutla melakukan pemadaman dan pendinginan di lokasi terdampak.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan pemerintah terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi kekeringan dan karhutla selama musim kemarau 2026 melalui koordinasi lintas sektor serta optimalisasi infrastruktur dan sumber daya air.

“Kementerian PU tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga memastikan infrastruktur tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung penanggulangan bencana, menjaga ketersediaan air, melindungi lingkungan, serta menjamin keselamatan masyarakat,” kata Dody di Jakarta, Selasa (25/8/2026).

BWS Sumatera VI Jambi mengerahkan dua unit tandon air portabel dengan total kapasitas 2.000 liter untuk mendukung operasi pemadaman dan pendinginan.

Pasokan air dalam tandon tersebut diisi ulang menggunakan sumber air terdekat dari lokasi kebakaran.

Tim Gabungan Lanjutkan Pendinginan Lahan Gambut

Operasi penanganan karhutla melibatkan BWS Sumatera VI Jambi, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, Polri, Manggala Agni Kementerian Lingkungan Hidup, serta unsur Satgas Karhutla lainnya.

Sarana pemadaman diperkuat dengan satu mobil tangki BPBD berkapasitas 5.000 liter dan satu mobil tangki Manggala Agni berkapasitas 4.000 liter.

Petugas tetap melaksanakan proses pendinginan atau cooling down karena karakteristik lahan gambut memiliki risiko api kembali menyala meskipun kebakaran di permukaan telah dipadamkan.

Kementerian PU melalui BWS Sumatera VI Jambi akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan seluruh unsur Satgas Karhutla hingga kegiatan pemadaman dan pendinginan selesai serta lokasi dinyatakan aman.

Penulis :
Ahmad Yusuf