HOME  ⁄  Ekonomi

IHSG Menguat Seiring Meredanya Risiko Domestik, Pasar Menanti Pidato Ketua The Fed

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

IHSG Menguat Seiring Meredanya Risiko Domestik, Pasar Menanti Pidato Ketua The Fed
Foto: (Sumber :Pengunjung memotret layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (7/8/2026). ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah/agr..)

Pantau - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia menguat pada perdagangan Jumat pagi seiring menurunnya risiko stabilitas keamanan dan politik domestik yang direspons positif pelaku pasar.

IHSG dibuka naik 13,97 poin atau 0,21 persen menjadi 6.535,72, sedangkan Indeks LQ45 menguat 1,99 poin atau 0,31 persen ke posisi 643,06.

"Diperkirakan IHSG bergerak sideways pada kisaran 6,450-6,580, menjelang akhir pekan dan pidato Chairman The Fed di simposium Jackson Hole," ujar Kepala Riset Phintraco Sekuritas Ratna Lim dalam kajiannya di Jakarta, Jumat.

Pelaku pasar merespons positif penurunan risiko politik dan keamanan dalam negeri setelah pasar dalam beberapa hari terakhir cenderung tertekan karena mengantisipasi perkembangan kondisi domestik.

DPR RI menargetkan Rancangan Undang-Undang Perampasan Aset dapat disahkan menjadi undang-undang paling lambat 15 Desember 2026.

Komisi XI DPR RI juga menyetujui Destry Damayanti sebagai Gubernur Bank Indonesia periode 2026–2031 untuk menggantikan Perry Warjiyo yang mengundurkan diri pada 25 Juli 2026, sementara posisi Deputi Gubernur Senior beralih kepada Aida S. Budiman.

"Dengan demikian diharapkan akan mengurangi ketidakpastian mengenai kebijakan moneter BI selanjutnya serta menjaga stabilitas dan kepercayaan investor terhadap pasar modal Indonesia," ujar Ratna.

Danantara Indonesia pada saat yang sama mengalokasikan dana sebesar 1 miliar dolar AS kepada perusahaan manajemen aset asal Swiss, Partners Group, untuk investasi di sektor private credit.

Sebanyak 600 juta dolar AS ditempatkan untuk peluang direct lending, sedangkan 400 juta dolar AS lainnya dialokasikan sebagai discretionary tranche yang dikelola Partners Group dan digunakan untuk kebutuhan investasi bersama.

Bursa Wall Street menguat setelah kinerja kuartalan Nvidia kembali meningkatkan antusiasme investor terhadap sektor kecerdasan buatan atau AI.

Nvidia mencatatkan pendapatan kuartalan yang meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya di tengah kenaikan permintaan perangkat keras untuk pembangunan infrastruktur AI.

"Hal ini mengingatkan investor bahwa sektor AI dan teknologi masih menjadi pendorong utama penguatan di Wall Street," ujar Ratna.

Harga minyak mentah global juga menguat setelah Amerika Serikat mengonfirmasi tidak sedang melakukan pembicaraan dengan Iran meskipun terdapat upaya diplomatik dari negara lain.

"Ketidakpastian kondisi di Timur Tengah berpotensi membuat harga minyak masih bertahan di level tinggi lebih lama dari perkiraan sebelumnya," ujar Ratna.

Imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat tidak banyak berubah menjelang simposium ekonomi tahunan The Fed di Jackson Hole.

"Investor menantikan pidato Chairman Fed Kevin Warsh di Jackson Hole untuk mendapatkan petunjuk mengenai prospek inflasi dan arah kebijakan moneter bank sentral tersebut," ujar Ratna.

Bursa saham regional Asia pada Jumat pagi bergerak menguat dengan Nikkei naik 0,75 persen, Shanghai 0,16 persen, Hang Seng 0,21 persen, dan Strait Times 0,02 persen.

Penulis :
Aditya Yohan
FLOII 2026