
Pantau - Menteri Perdagangan Budi Santoso melepas ekspor sekitar 200 keping karang hias hidup hasil budi daya PT Sri Kandi Aquarium dari Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, menuju Amerika Serikat dengan nilai mencapai 2.500 dolar AS pada Jumat.
Karang hias hidup yang diekspor berasal dari perusahaan yang berlokasi di Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi.
"Jadi, pada hari ini kami melepas ekspor koral hidup tujuan Amerika Serikat, dan nilainya 2.500 dolar AS," kata Budi.
Pemerintah Manfaatkan Jaringan Perdagangan di 33 Negara
Budi mengatakan pemerintah berkomitmen terus membantu mempromosikan berbagai produk lokal Indonesia agar mampu menjangkau pasar yang lebih luas, termasuk pasar internasional.
Selain promosi, pemerintah memberikan pendampingan kepada pelaku usaha dalam aspek pemasaran maupun pelatihan.
Budi menjelaskan Kementerian Perdagangan memiliki jaringan perwakilan perdagangan dan Indonesia Trade Promotion Center (ITPC) yang tersebar di 33 negara.
Jaringan tersebut dimanfaatkan untuk mencarikan pembeli sekaligus mempromosikan produk asal Indonesia di pasar internasional, termasuk produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dari Banyuwangi.
"Tugas mereka adalah mencarikan pembeli atau mempromosikan produk-produk Indonesia, salah satunya ya seperti produk dari UMKM yang ada di Banyuwangi ini," ungkapnya.
Sebelum melepas ekspor, Budi yang didampingi Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono meninjau langsung lokasi budi daya karang hias hidup milik PT Sri Kandi Aquarium.
Dalam kunjungan tersebut, Budi dan rombongan melihat tempat budi daya, proses pengepakan koral hidup untuk dikirim ke luar negeri, serta proses transplantasi karang hias.
Karang Hias Banyuwangi Tembus Pasar 20 Negara
Pemilik PT Sri Kandi Aquarium I Ketut Sukandi mengatakan pengiriman pada Jumat tersebut terdiri atas sekitar 200 keping karang hias hidup hasil budi daya perusahaan dengan nilai sekitar 2.500 dolar AS.
PT Sri Kandi Aquarium juga rutin mengekspor karang hias hidup ke sejumlah negara di Eropa dengan frekuensi rata-rata enam hingga tujuh kali dalam satu bulan.
Nilai setiap pengiriman rata-rata sekitar 2.500 dolar AS, meskipun jumlahnya dapat berubah sesuai jenis dan jumlah pesanan.
"Kalau rata-rata per bulan kami ekspor ke sejumlah negara di Eropa sekitar enam hingga tujuh kali, satu kali ekspor nilainya lebih kurang 2.500 dolar AS, tergantung pesanan," kata Ketut.
PT Sri Kandi Aquarium telah menjalankan usaha budi daya karang hias hidup sejak 2011 dan hingga kini membudidayakan serta memasarkan sekitar 29 jenis koral hidup.
Salah satu jenis karang hias yang menjadi favorit pasar adalah Euphyllia.
Pasar ekspor perusahaan tersebut telah menjangkau sekitar 20 negara, antara lain Jerman, Inggris, Prancis, Polandia, Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
"Yang menjadi favorit karang hias hidup salah satunya jenis Euphyllia. Kalau pasar kami ekspor ya, ada 20 negara, di antaranya Jerman, Inggris, Prancis, Polandia, Amerika Serikat, Kanada, Meksiko dan lainnya," ungkap Ketut.
Pelepasan ekspor ke Amerika Serikat tersebut menjadi bagian dari aktivitas pemasaran internasional PT Sri Kandi Aquarium yang membawa produk karang hias hidup hasil budi daya Banyuwangi ke pasar global.
- Penulis :
- Shila Glorya




