
Pantau - DPP Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (GEKRAFS) resmi melantik Dewan Perwakilan Luar Negeri (DPLN) GEKRAFS Australia sebagai bagian dari upaya membuka akses dan peluang pasar internasional bagi pelaku ekonomi kreatif Indonesia.
Pelantikan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Creative Economy Diplomatic & Trade Mission (CEDM) DPP GEKRAFS yang berlangsung di Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Sydney, Australia, Sabtu (29/8/2026).
Kegiatan itu turut dihadiri Ketua Dewan Pembina DPP GEKRAFS Sandiaga Uno serta sejumlah pengurus dan pihak yang terlibat dalam penguatan jaringan ekonomi kreatif Indonesia di Australia.
Ketua Umum DPP GEKRAFS Kawendra mengatakan keberadaan DPLN Australia memiliki posisi strategis untuk menghubungkan potensi ekonomi kreatif Indonesia dengan peluang yang tersedia di Australia.
Menurut Kawendra, jaringan GEKRAFS di luar negeri diharapkan menjadi jembatan bagi pelaku ekonomi kreatif Indonesia untuk mendapatkan akses pasar yang lebih luas.
“Australia memiliki pasar yang sangat terbuka dan kita ingin potensi kreatif Indonesia bisa hadir lebih kuat di sana,” kata Kawendra.
GEKRAFS Dorong Kolaborasi hingga Transaksi Bisnis
Kawendra menegaskan ekspansi jaringan GEKRAFS ke luar negeri tidak boleh hanya berhenti pada pembentukan organisasi dan seremoni pelantikan.
Ia mengatakan keberadaan DPLN GEKRAFS Australia harus dilanjutkan dengan program yang memberikan manfaat konkret bagi pelaku ekonomi kreatif Indonesia.
“Kita tidak ingin berhenti pada seremoni pelantikan. Setelah ini harus ada program, ada kolaborasi, ada transaksi, dan ada peluang yang bisa dirasakan langsung oleh pelaku ekonomi kreatif Indonesia,” kata dia menegaskan.
Ketua DPLN GEKRAFS Australia Wichen menyampaikan komitmennya untuk menjalankan amanah organisasi sekaligus memperkuat hubungan antara pelaku ekonomi kreatif Indonesia di Australia dan ekosistem kreatif di Tanah Air.
DPLN GEKRAFS Australia juga akan menghadapi tantangan untuk mendorong potensi ekonomi kreatif Indonesia agar semakin dikenal, diterima, dan memperoleh akses pasar yang lebih luas di Australia.
Keberadaan organisasi tersebut diharapkan dapat menjadi penghubung bagi pelaku kreatif Indonesia yang ingin membangun jaringan dengan komunitas dan mitra usaha di Australia.
DPLN Australia Didorong Jadi Penggerak Diplomasi Ekonomi Kreatif
Ketua Koordinator DPLN GEKRAFS Olfriady Litunggamu menilai pembentukan DPLN Australia menjadi langkah penting dalam memperkuat jaringan internasional organisasi tersebut.
Menurut Olfriady, DPLN merupakan kepanjangan tangan GEKRAFS di luar negeri yang dapat menghubungkan potensi ekonomi kreatif di Indonesia dengan peluang di negara tempat perwakilan tersebut berada.
DPLN Australia diharapkan menjadi salah satu motor penggerak diplomasi ekonomi kreatif Indonesia, khususnya dalam membuka peluang kerja sama antara pelaku industri kreatif Indonesia dan mitra di Australia.
Salah satu kegiatan yang didorong melalui jaringan tersebut adalah business matching yang mempertemukan pelaku ekonomi kreatif Indonesia dengan calon mitra usaha.
Langkah itu menjadi bagian dari rangkaian kegiatan GEKRAFS untuk memperluas jaringan pelaku ekonomi kreatif Indonesia di pasar internasional.
KJRI Sydney Harapkan Hubungan Indonesia-Australia Menguat
Konsul Jenderal Republik Indonesia di Sydney Pendekar Muda Leonard Sondakh menilai organisasi yang memperkuat hubungan ekonomi dan kreativitas masyarakat Indonesia di Australia dapat menjadi bagian dari diplomasi Indonesia.
“Kita berharap kehadiran GEKRAFS di Australia dapat memperkuat hubungan kedua negara, khususnya melalui sektor ekonomi kreatif,” ujar Leonard.
Kehadiran DPLN GEKRAFS Australia juga membuka ruang bagi penguatan hubungan antara komunitas Indonesia, diaspora, pelaku ekonomi kreatif, dan jaringan bisnis di Australia.
Rangkaian CEDM DPP GEKRAFS di Australia turut mendapatkan dukungan dari PT Bank BNI (Persero) sebagai bagian dari upaya memperkuat ekosistem serta akses ekonomi kreatif Indonesia menuju pasar global.
Selain prosesi pelantikan, rangkaian kegiatan di Sydney diisi dengan agenda Creative Talk dan Business Matching.
Agenda tersebut menjadi ruang pertemuan antara pelaku ekonomi kreatif Indonesia dengan calon mitra, komunitas, diaspora, serta jaringan bisnis yang berada di Australia.
- Penulis :
- Gerry Eka




