HOME  ⁄  Ekonomi

Rupiah Melemah ke Rp17.750 per Dolar AS setelah Pernyataan Hawkish Kepala The Fed

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Rupiah Melemah ke Rp17.750 per Dolar AS setelah Pernyataan Hawkish Kepala The Fed
Foto: (Sumber :Karyawan menunjukkan angka pada kalkulator di gerai penukaran uang asing Dolarasia Money Changer Cibubur, di Jatisampurna, Bekasi, Jawa Barat, Kamis (9/7/2026). ANTARA FOTO/Darryl Ramadhan/kye.)

Pantau - Nilai tukar rupiah melemah 57 poin atau 0,32 persen menjadi Rp17.750 per dolar AS pada pembukaan perdagangan Senin (31/8/2026) dari posisi sebelumnya Rp17.693 per dolar AS.

Analis Doo Financial Lukman Leong mengatakan pelemahan rupiah dipengaruhi pernyataan hawkish Kepala Federal Reserve (The Fed) Kevin Warsh mengenai kebijakan untuk membawa inflasi menuju target dua persen.

“Warsh mengatakan bahwa The Fed 'harus bertindak lebih lanjut' jika diperlukan agar inflasi bisa bergerak turun menuju tingkat 2 persen,” kata Lukman di Jakarta, Senin.

Dalam Simposium Ekonomi Jackson Hole, Warsh mengevaluasi kondisi ekonomi dan kebijakan moneter Amerika Serikat dengan mencatat pasar tenaga kerja masih stabil serta tingkat output ekonomi tetap solid.

Namun, laju inflasi masih menjadi perhatian karena indikator inflasi acuan The Fed tercatat 3,7 persen selama 12 bulan terakhir.

Perubahan indikator inflasi dalam periode enam bulan bahkan mencapai 4,1 persen atau masih jauh di atas target bank sentral sebesar dua persen.

Warsh menegaskan pembuat kebijakan harus memastikan inflasi inti benar-benar bergerak menuju target dengan kecepatan yang memadai.

Selain kebijakan moneter The Fed, pergerakan rupiah turut dibayangi eskalasi geopolitik di Asia Barat setelah Amerika Serikat menyerang Iran.

Pasukan AS menghantam dua peluncur rudal Iran di Pulau Larak pada Minggu (30/8/2026), menandai serangan pertama terhadap wilayah Iran sejak akhir Juli.

Operasi tersebut menargetkan sistem yang disinyalir sedang dipersiapkan untuk meluncurkan roket bermuatan ranjau laut ke Selat Hormuz.

Sebagai respons terhadap perkembangan tersebut, Sputnik melaporkan pasukan bersenjata Iran menyerang posisi militer AS di Yordania.

Lukman memperkirakan rupiah bergerak pada rentang Rp17.650 hingga Rp17.800 per dolar AS dengan mempertimbangkan sentimen kebijakan moneter Amerika Serikat dan perkembangan geopolitik.

Pergerakan rupiah pada awal perdagangan tersebut menunjukkan pelemahan 0,32 persen dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya.

Penulis :
Aditya Yohan
FLOII 2026