
Pantau - Danantara Indonesia tengah menyiapkan rencana kerja bersama PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) untuk mempercepat penyelesaian permasalahan proyek hunian LRT City yang berdampak terhadap sekitar 2.400 konsumen.
Rencana kerja tersebut ditargetkan rampung pada Agustus 2026 agar proses penyelesaian proyek dan persoalan yang dihadapi konsumen dapat segera berjalan.
Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia Dony Oskaria mengatakan skema bantuan kepada Adhi Karya masih dalam tahap kajian karena perseroan berstatus perusahaan terbuka atau Tbk.
Status tersebut membuat setiap pemasukan dana perlu memperhatikan mekanisme serta keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).
Danantara Kaji Skema Pendanaan Rp456 Miliar
Danantara tengah mempertimbangkan sejumlah skema pendanaan, termasuk melalui equity yang berpotensi menyebabkan dilusi terhadap pemegang saham ataupun melalui shareholder loan.
"Saya sedang menyiapkan rencana kerja mereka karena mereka kan itu Tbk ya. Jadi setiap pemasukan harus ada keputusan RUPS mereka. Apakah bentuknya nanti equity, otomatis pemegang sahamnya terdilusi atau kita bentuknya shareholder loan. Ya, ini sedang kita lihat. Tapi itu akan segera dibereskan dalam bulan ini," kata Dony.
Danantara sebelumnya telah menyiapkan dana sebesar Rp456 miliar untuk mendukung penyelesaian permasalahan proyek hunian LRT City.
Proyek LRT City dikembangkan oleh PT Adhi Commuter Properti Tbk (ADCP) yang merupakan anak usaha Adhi Karya.
Dana Rp456 miliar tersebut disiapkan untuk membantu penyelesaian permasalahan proyek yang berdampak terhadap sekitar 2.400 konsumen hunian LRT City.
Danantara dan Adhi Karya dijadwalkan membahas secara lebih rinci berbagai pilihan penyelesaian proyek pada pekan ini.
Dalam menentukan langkah penyelesaian, Danantara akan memprioritaskan opsi yang dapat dilaksanakan paling cepat sehingga konsumen memperoleh kepastian.
Salah satu opsi yang turut dipertimbangkan adalah pemindahan unit konsumen, selain sejumlah kemungkinan penyelesaian lainnya.
"Ini mereka (Adhi Karya) sedang paparan, baru paparan pertama sama saya. Jadi kita akan pilih mana yang paling cepat. Tentu nanti akan ada, apakah pemindahan unit dan lain sebagainya. Kita akan ketemu dengan Adhi Karya lebih detail lagi minggu ini," ungkap Dony.
Danantara Minta Keluhan Konsumen Segera Ditindaklanjuti
Setelah pembahasan tersebut selesai, Danantara berencana langsung memasukkan langkah yang disepakati ke dalam proses pemberian bantuan kepada Adhi Karya untuk menyelesaikan proyek.
"Setelah minggu ini kita akan langsung masukkan ke dalam proses bantuan kepada Adhi Karya untuk penyelesaian proyek ini. Pada intinya, kita ingin bahwa ini tidak boleh terjadi. Jadi itu yang penting," tegas Dony.
Percepatan penyelesaian dilakukan untuk memberikan kepastian kepada konsumen yang telah melakukan pembayaran guna mendapatkan hunian LRT City.
Upaya tersebut merupakan kelanjutan dari rapat Dony bersama jajaran Direksi Adhi Karya pada Selasa, 11 Agustus 2026.
Rapat itu membahas perkembangan proyek LRT City sekaligus berbagai keluhan masyarakat yang berkaitan dengan proyek tersebut.
Dalam pertemuan tersebut, Dony menekankan bahwa berbagai keluhan yang telah disampaikan masyarakat harus segera mendapatkan tindak lanjut.
Adhi Karya juga didorong memperkuat komunikasi dengan penghuni serta pemangku kepentingan terkait agar persoalan yang muncul dapat lebih cepat ditangani.
"Semua keluhan masyarakat perlu segera ditindaklanjuti. Komunikasi dengan penghuni juga perlu diperkuat, agar persoalan yang ada bisa segera diselesaikan," kata Dony.
- Penulis :
- Shila Glorya




