
Pantau - Mantan Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menyampaikan selamat kepada jajaran pimpinan baru BI setelah Rapat Paripurna DPR mengesahkan Destry Damayanti sebagai Gubernur BI, Aida S. Budiman sebagai Deputi Gubernur Senior, dan Solikin M. Juhro sebagai Deputi Gubernur untuk periode 2026–2031 di Jakarta, Selasa.
"Saya berharap Dewan Gubernur yang baru mampu memperkuat mandat Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas dan turut mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, di tengah gejolak global yang masih berlanjut," kata Perry dalam pernyataan tertulis diterima wartawan di Jakarta, Selasa.
Pernyataan tersebut menjadi pernyataan pertama Perry kepada publik setelah mengundurkan diri sebagai Gubernur BI pada 25 Juli 2026.
Perry Berterima Kasih atas Kepercayaan Selama Memimpin BI
Perry menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diterimanya selama berkarier di Bank Indonesia hingga menjadi pemimpin tertinggi bank sentral selama periode 2018–2026.
"Saya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kepercayaan yang diberikan kepada saya selama ini dalam menjalankan tugas-tugas Bank Indonesia sesuai Undang-Undang dan ketentuan yang berlaku," kata Perry.
Perry mengundurkan diri secara sukarela dari jabatan Gubernur BI pada Sabtu (25/7/2026) karena alasan pribadi setelah menjabat selama delapan tahun tiga bulan.
Perry Merintis Karier di BI Sejak 1984
Perry telah merintis karier sebagai bankir bank sentral sejak 1984 dan dikenal dengan sejumlah terobosan di bidang moneter serta sistem pembayaran selama memimpin BI.
Alumni Universitas Gadjah Mada dan Iowa State University di Amerika Serikat itu antara lain meluncurkan sistem pembayaran Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) yang kini banyak digunakan masyarakat dalam kegiatan ekonomi sehari-hari.
- Penulis :
- Aditya Yohan




