HOME  ⁄  Ekonomi

PIHPS Catat Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp82.700 per Kilogram dan Telur Ayam Rp29.650

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

PIHPS Catat Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp82.700 per Kilogram dan Telur Ayam Rp29.650
Foto: (Sumber :Arsip foto - Komoditas cabai rawit merah dan cabai merah keriting dijual pedagang di Pasar Senen, Jakarta. ANTARA/Harianto.)

Pantau - Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia mencatat harga cabai rawit merah di tingkat pedagang eceran secara nasional mencapai Rp82.700 per kilogram pada Kamis (3/9/2026).

Pada waktu yang sama, harga telur ayam ras tercatat sebesar Rp29.650 per kilogram berdasarkan data PIHPS yang diperbarui pada pukul 07.28 WITA.

Harga bawang merah tercatat Rp38.450 per kilogram, sedangkan bawang putih mencapai Rp39.450 per kilogram.

Harga Beras Berkisar Rp14.650 hingga Rp17.800

PIHPS mencatat beras kualitas bawah I dijual Rp14.850 per kilogram dan beras kualitas bawah II Rp14.650 per kilogram.

Beras kualitas medium I tercatat Rp16.550 per kilogram, sedangkan beras kualitas medium II berada di harga Rp16.350 per kilogram.

Beras kualitas super I mencapai Rp17.800 per kilogram dan beras kualitas super II tercatat Rp17.300 per kilogram.

Selain cabai rawit merah yang mencapai Rp82.700 per kilogram, cabai merah besar tercatat Rp52.200 per kilogram.

Harga cabai merah keriting mencapai Rp56.950 per kilogram, sedangkan cabai rawit hijau berada di level Rp62.100 per kilogram.

Daging Sapi Kualitas I Capai Rp151.800 per Kilogram

Harga daging ayam ras segar secara nasional tercatat Rp42.600 per kilogram.

Daging sapi kualitas I dijual Rp151.800 per kilogram, sedangkan daging sapi kualitas II mencapai Rp142.300 per kilogram.

PIHPS juga mencatat gula pasir kualitas premium berada di harga Rp20.350 per kilogram dan gula pasir lokal Rp19.100 per kilogram.

Sementara itu, minyak goreng curah tercatat Rp20.450 per liter, minyak goreng kemasan bermerek I Rp24.350 per liter, dan minyak goreng kemasan bermerek II Rp23.400 per liter.

Penulis :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026