HOME  ⁄  Ekonomi

Jakarta dan Guangdong Jajaki Penguatan Kerja Sama Ekonomi, UMKM hingga Teknologi Pengelolaan Air

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Jakarta dan Guangdong Jajaki Penguatan Kerja Sama Ekonomi, UMKM hingga Teknologi Pengelolaan Air
Foto: (Sumber :Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) Provinsi DKI Jakarta, Elisabeth Ratu Rante Allo mendampingi Menteri UMKM Republik Indonesia, Maman Abdurrahman dalam pertemuan dengan Gubernur Provinsi Guangdong, Meng Fanli, di Guangzhou, China. ANTARA/HO-Pemprov DKI Jakarta..)

Pantau - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Provinsi Guangdong menjajaki penguatan kerja sama di sektor ekonomi, perdagangan, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), investasi, serta pengelolaan infrastruktur air perkotaan.

Pembahasan berlangsung dalam pertemuan Menteri UMKM RI Maman Abdurrahman dengan Gubernur Provinsi Guangdong Meng Fanli di Guangzhou, China, yang turut dihadiri Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) DKI Jakarta Elisabeth Ratu Rante Allo.

Ratu mengatakan kerja sama antardaerah tersebut diharapkan memberikan manfaat konkret bagi pengembangan ekonomi dan peningkatan kapasitas pelaku UMKM.

“Kolaborasi antardaerah diharapkan dapat membuka ruang bagi pertukaran pengetahuan, teknologi, pengalaman pengelolaan sektor usaha, serta peluang investasi dan kemitraan yang saling menguntungkan,” kata Ratu dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu (5/9/2026).

Pertemuan tersebut juga dihadiri Ketua Asian Trade, Tourism, and Economics Council (ATTEC) Budihardjo Iduansjah serta delegasi bisnis dan jajaran eksekutif.

Jakarta Bidik Transfer Teknologi Pengelolaan Air

Selain sektor ekonomi dan UMKM, Jakarta menjajaki kolaborasi dengan Guangdong dalam pengelolaan infrastruktur perkotaan, khususnya sektor air.

Pemprov DKI Jakarta saat ini tengah menjalankan transformasi pengelolaan air perkotaan dengan pengelolaan air dan pengendalian banjir sebagai salah satu agenda utama.

Peluang kerja sama yang dijajaki meliputi transfer teknologi dan pengetahuan untuk modernisasi layanan air, penerapan smart metering, peningkatan kualitas dan keandalan layanan, serta penurunan non-revenue water (NRW) atau kehilangan air.

“Keterhubungan Jakarta dengan mitra internasional seperti Guangdong diharapkan tidak berhenti pada pertemuan, tetapi dapat ditindaklanjuti melalui kerja sama yang konkret dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat serta dunia usaha,” kata Ratu.

BUMD Jakarta dan Guangzhou Water Group Bisa Berkolaborasi

Pemprov DKI berharap penjajakan tersebut dilanjutkan melalui pembahasan teknis antarpihak agar peluang kerja sama dapat direalisasikan di lapangan.

Salah satu peluang yang akan dieksplorasi adalah kerja sama antara BUMD air Jakarta dan Guangzhou Water Group dalam pertukaran pengetahuan serta pengembangan teknologi pengelolaan air.

“Jakarta terbuka terhadap kolaborasi yang dapat memperkuat kapasitas, teknologi, dan daya saing. Yang paling penting adalah bagaimana hubungan ini dapat diterjemahkan menjadi kerja sama konkret yang memberikan manfaat bagi masyarakat Jakarta dan pelaku usaha,” kata Ratu.

Penulis :
Aditya Yohan
FLOII 2026