
Pantau - Indeks Harga Pangan Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa (FAO) mencapai rata-rata 133,3 poin pada Agustus 2026 atau naik 1,9 persen dibandingkan Juli dan menjadi level tertinggi sejak akhir 2022.
FAO melaporkan pada Jumat (4/9/2026) bahwa indeks tersebut juga meningkat 2,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Kenaikan harga terjadi secara luas karena seluruh lima kelompok komoditas yang dipantau FAO mengalami peningkatan pada Agustus.
Harga Gula Melonjak 11,9 Persen
Indeks Harga Gula FAO mencatat kenaikan terbesar dengan melonjak 11,9 persen secara bulanan hingga mencapai level tertinggi sejak Juni 2025.
Kenaikan tersebut terjadi di tengah meningkatnya kekhawatiran terhadap ketersediaan pasokan gula global untuk periode 2026-2027.
Cuaca panas dan kering di wilayah Uni Eropa serta sebagian Asia, penurunan produksi gula Brasil, dan keputusan India mengizinkan impor gula mentah bebas bea turut berkontribusi terhadap kenaikan harga.
Indeks harga sereal FAO juga naik 2,2 persen pada Agustus hingga mencapai level tertinggi sejak Mei 2024.
Harga gandum meningkat 2,6 persen akibat gangguan logistik ekspor di kawasan Laut Hitam, menurunnya prospek produksi di sejumlah wilayah Eropa karena cuaca panas dan kering, serta melemahnya nilai tukar dolar Amerika Serikat.
Harga jagung naik 2,5 persen di tengah kekhawatiran terhadap hasil panen di sebagian wilayah Amerika Serikat dan Uni Eropa, tingginya permintaan sektor etanol dan pakan ternak, serta gangguan ekspor Ukraina.
Minyak Nabati, Daging, dan Produk Susu Ikut Naik
Indeks harga minyak nabati meningkat 0,6 persen hingga mencapai level tertinggi sejak Juni 2022 sekaligus menandai kenaikan bulanan selama tiga bulan berturut-turut.
Indeks harga daging naik 1,0 persen yang didorong peningkatan harga daging unggas, babi, dan domba.
Indeks harga produk susu turut meningkat 2,3 persen dan menjadi kenaikan pertama dalam empat bulan terakhir.
FAO menyatakan indeks harga pangan global pada Agustus 2026 masih berada 16,8 persen di bawah rekor tertinggi yang tercatat pada Maret 2022.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf




