HOME  ⁄  Ekonomi

Bank Jatim Bukukan Laba Rp802 Miliar hingga Juli 2026, Strategi Digital Jadi Andalan

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

Bank Jatim Bukukan Laba Rp802 Miliar hingga Juli 2026, Strategi Digital Jadi Andalan
Foto: Tangkapan layar - Direktur Utama Bank Jatim Winardi Legowo memberikan pemaparan dalam Public Expose Live 2026 (Pubex Live 2026) secara daring di Jakarta, Rabu 9/9/2026 (sumber: ANTARA/Imamatul Silfia)

Pantau - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (BJTM) atau Bank Jatim membukukan laba bersih sebesar Rp802 miliar hingga Juli 2026, tumbuh 1,76 persen secara tahunan atau year-on-year (yoy).

Direktur Utama Bank Jatim Winardi Legowo mengatakan kinerja tersebut dicapai di tengah penerapan strategi rebalancing bisnis dan kondisi perekonomian yang menantang.

“Di tengah strategi rebalancing bisnis dan kondisi perekonomian yang menantang, Bank Jatim tetap mampu mencatat laba bersih sebesar Rp802 miliar, tumbuh 1,76 persen yoy,” kata Direktur Utama Bank Jatim Winardi Legowo dalam Public Expose Live 2026 (Pubex Live 2026) secara daring di Jakarta, Rabu.

Selain membukukan laba tersebut, total aset Bank Jatim hingga Juli 2026 mencapai Rp98 triliun.

Penyaluran kredit Bank Jatim pada periode yang sama tercatat sebesar Rp66,4 triliun, sedangkan dana pihak ketiga (DPK) yang dihimpun mencapai Rp72,9 triliun.

Bank Jatim Perkuat Dana Murah dan Ekosistem Digital

Winardi mengatakan DPK Bank Jatim mengalami kontraksi yang dipengaruhi oleh berkurangnya Transfer ke Daerah (TKD).

Untuk menghadapi kondisi tersebut, Bank Jatim berupaya memperkuat sumber dana murah yang berasal dari masyarakat.

Strategi itu dijalankan melalui peningkatan transactional banking atau layanan perbankan berbasis transaksi serta ekspansi layanan digital melalui JConnect Mobile.

Bank Jatim juga menyelenggarakan program pemasaran yang bersifat seasonal atau musiman serta mengembangkan ekosistem bersama berbagai business partner atau mitra bisnis.

Perseroan turut memperluas akses masyarakat terhadap layanan perbankan melalui pengembangan Agen Laku Pandai serta penambahan jaringan ATM dan CRM.

Penguatan ekosistem digital menjadi salah satu strategi utama Bank Jatim untuk meningkatkan penggunaan layanan, memperluas akuisisi nasabah, sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap sumber dana tertentu.

“Kami ingin menjadikan ekosistem yang sudah kuat sebagai entry point untuk menangkap peluang pasar baru,” ujar Winardi.

Bank Jatim Jaga Kualitas Aset pada Semester II 2026

Memasuki semester II 2026, Bank Jatim akan terus memperkuat fundamental perusahaan dengan menjaga keseimbangan antara pertumbuhan bisnis dan kualitas aset.

Salah satu fokus perseroan adalah mengoptimalkan likuiditas sekaligus meningkatkan porsi dana murah.

Bank Jatim juga akan memperkuat transaksi digital dan melakukan ekspansi bisnis berbasis ekosistem.

Dalam penyaluran pembiayaan, perseroan akan menerapkan strategi penyaluran kredit secara selektif dengan tetap berfokus pada pengendalian kualitas aset.

Bank Jatim juga akan memperkuat sinergi bersama anggota Kelompok Usaha Bank (KUB) sebagai bagian dari strategi bisnis perusahaan.

“Kami optimistis berbagai strategi yang telah disiapkan dapat membuka peluang pertumbuhan baru dan membawa Bank Jatim mencapai kinerja yang melampaui target,” tutur Winardi.

Penulis :
Shila Glorya
FLOII 2026