
Pantau - Ketua Grup Kerja Sama Bilateral Indonesia-Jepang (GKSB) DPR RI Andina Thresia Narang mendorong Indonesia dan Jepang memperkuat kerja sama strategis di bidang ekonomi, pendidikan, pengembangan sumber daya manusia (SDM), teknologi, hingga mitigasi bencana.
Dorongan tersebut disampaikan Andina setelah menerima kunjungan persahabatan Delegasi Parlemen Jepang di Ruang Delegasi, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (10/9/2026).
Pertemuan itu menjadi kesempatan bagi anggota parlemen kedua negara untuk mempererat hubungan bilateral sekaligus membahas sejumlah peluang kerja sama yang dapat ditindaklanjuti.
“Kunjungan hari ini dari Parlemen Jepang adalah kunjungan persahabatan di mana saya selaku anggota Ketua GKSB baru berkenalan dengan anggota Parlemen Jepang. Tadi ada tiga anggota Parlemen (Jepang) yang hadir. Kami tadi membahas mengenai segi ekonomi dan juga sumber daya manusia serta teknologi dan juga penanganan bencana alam,” ujar Andina.
Indonesia dan Jepang Perkuat Mitigasi Bencana
Andina mengatakan Indonesia dan Jepang memiliki kesamaan sebagai negara yang berada di kawasan rawan gempa sehingga membuka peluang penguatan kolaborasi dalam penanganan dan mitigasi bencana.
“Indonesia dan juga Jepang mempunyai kemiripan. Kita merasakan gempa dan juga mereka merasakan gempa juga baru-baru ini. Dan kami ingin membangun kerja sama antarparlemen yang di mana hubungan ini bisa berjalan dengan baik,” katanya.
Menurut Andina, pembicaraan antara parlemen Indonesia dan Jepang tidak berhenti dalam pertemuan tersebut karena sejumlah agenda akan dibahas lebih terperinci dalam pertemuan lanjutan.
Bidang ekonomi menjadi salah satu fokus pembahasan berikutnya sebagai tindak lanjut dari pertemuan tingkat tinggi yang berlangsung pada Agustus 2026.
“Pastinya ada penguatan setelah high level meetings di bulan Agustus kemarin. Dan kami nantinya akan ada pertemuan kembali untuk membahas secara detail mengenai segi ekonomi,” jelas Andina.
DPR Dorong Perluasan Beasiswa ke Jepang
Selain ekonomi dan mitigasi bencana, Andina mendorong perluasan kerja sama pendidikan agar semakin banyak mahasiswa Indonesia memperoleh kesempatan menempuh pendidikan di Jepang.
Penguatan pendidikan dan kompetensi juga dinilai diperlukan bagi masyarakat Indonesia yang ingin bekerja di Jepang agar memiliki kemampuan sesuai kebutuhan dunia kerja.
“Kami juga meminta perluasan kerja sama pendidikan dan juga beasiswa untuk mahasiswa kita untuk pergi ke Jepang. Dan kedua adalah penguatan untuk pengiriman pegawai atau orang yang ingin bekerja ke Jepang, kita kuatkan terlebih dahulu dari segi pendidikannya,” pungkas Andina.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf




