
Pantau - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia akan menggelar rapat dengan PT PLN (Persero) untuk membahas gangguan pasokan listrik di Kalimantan Tengah akibat proses perbaikan sejumlah pembangkit yang menopang sistem kelistrikan Kalimantan.
Rencana rapat tersebut disampaikan Bahlil setelah mengikuti Rapat Kerja dengan Komisi XII DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta.
"Memang sore ini kami ada ratas (rapat terbatas) menyangkut dengan PLN," kata Bahlil.
ESDM Koordinasi dengan PLN Pulihkan Pasokan Listrik
Menurut Bahlil, PLN saat ini melakukan perbaikan terhadap pembangkit listrik yang mendukung pasokan listrik di Kalimantan Tengah sehingga proses tersebut berdampak pada kondisi kelistrikan di wilayah tersebut.
Kementerian ESDM akan berkoordinasi dengan PLN untuk menyelesaikan gangguan dan mendorong pemulihan pasokan listrik di Kalimantan Tengah.
Bahlil menjelaskan Kementerian ESDM bertindak sebagai regulator, sedangkan pelaksanaan penyediaan dan pelayanan tenaga listrik dilakukan oleh PLN.
"Kami akan berkoordinasi dengan PLN, sekalipun ESDM ini kan regulator, implementasinya ada di PLN. Jadi, ini akan saya selesaikan," ungkap Bahlil.
Sejumlah Pembangkit Terganggu, Pemadaman Bergilir Masih Berlangsung
PLN Unit Induk Distribusi (UID) Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah menjelaskan gangguan pasokan terjadi pada beberapa pembangkit yang menopang sistem kelistrikan Kalimantan.
Gangguan tersebut antara lain terjadi pada sejumlah Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di Kalimantan Timur serta Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Bangkanai.
Kondisi sejumlah pembangkit tersebut membuat kemampuan pembangkitan listrik belum dapat memenuhi kebutuhan sistem secara optimal.
Akibatnya, pemadaman listrik secara bergilir masih dilakukan di sejumlah wilayah sebagai bagian dari pengaturan beban selama kemampuan pembangkit belum kembali memenuhi kebutuhan sistem kelistrikan.
PLN terus melakukan pemulihan terhadap pembangkit yang mengalami gangguan agar dapat kembali beroperasi secara bertahap.
PLN menargetkan pengoperasian kembali pembangkit berlangsung secara bertahap mulai pekan ketiga hingga pekan keempat September 2026.
Selain mempercepat pemulihan pembangkit yang terganggu, PLN menyiapkan langkah tambahan berupa percepatan penambahan pembangkit sewa.
Pembangkit sewa tersebut akan digunakan untuk menambah pasokan selama sistem kelistrikan Kalimantan belum sepenuhnya kembali normal.
Koordinasi Kementerian ESDM dan PLN diarahkan untuk mempercepat penyelesaian gangguan serta memulihkan pasokan listrik di Kalimantan Tengah secara bertahap.
- Penulis :
- Arian Mesa




