
Pantau - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memproyeksikan pengembangan Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Kejawanan di Kota Cirebon, Jawa Barat, dapat meningkatkan produksi ikan tangkap dari 5.600 ton menjadi 32 ribu ton per tahun sekaligus menambah kapasitas pelabuhan menjadi 500 kapal nelayan.
Direktur Jenderal Perikanan Tangkap KKP Lotharia Latif menyampaikan proyeksi tersebut saat groundbreaking proyek integrated fishing ports and international fish market di PPN Kejawanan, Cirebon, Jawa Barat, Kamis.
"Produksi ikan juga diproyeksikan meningkat dari 5.600 ton per tahun menjadi 32 ribu ton per tahun," kata Lotharia Latif.
Dengan proyeksi tersebut, produksi ikan tangkap di PPN Kejawanan akan bertambah sekitar 26.400 ton per tahun dibandingkan kapasitas sebelumnya.
Kapasitas Pelabuhan Naik Menjadi 500 Kapal
Lotharia menjelaskan pengembangan PPN Kejawanan dilakukan untuk membangun pelabuhan perikanan bertaraf internasional yang terintegrasi dan modern.
Selain meningkatkan produksi ikan tangkap, proyek tersebut diproyeksikan meningkatkan kapasitas daya tampung PPN Kejawanan dari sekitar 241 unit menjadi 500 kapal nelayan.
Dengan demikian, kapasitas pelabuhan diproyeksikan bertambah sebanyak 259 kapal dibandingkan kondisi sebelumnya.
Pengembangan PPN Kejawanan juga diharapkan meningkatkan kapasitas penyerapan tenaga kerja dari sekitar 2.900 orang menjadi 8.000 orang.
Jumlah tersebut menunjukkan adanya proyeksi tambahan kapasitas penyerapan tenaga kerja sekitar 5.100 orang.
"Tentunya Investasi pemerintah diharapkan dapat memberikan dampak dan manfaat jangka panjang bagi sektor kelautan dan perikanan Indonesia khususnya di wilayah Cirebon dan Jawa Barat," ujar Lotharia.
PNBP Diproyeksikan Meningkat Rp38 Miliar
Pengembangan PPN Kejawanan juga diproyeksikan meningkatkan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) dari sektor kelautan dan perikanan.
"Selain itu kontribusi penerima negara bukan pajak diproyeksikan meningkat dari Rp15 miliar menjadi Rp53 miliar," kata Lotharia.
Berdasarkan proyeksi tersebut, kontribusi PNBP dari PPN Kejawanan diperkirakan bertambah sebesar Rp38 miliar dibandingkan sebelumnya.
Proyek pengembangan PPN Kejawanan Cirebon memiliki alokasi biaya mencapai Rp496 miliar dengan pekerjaan konstruksi berlangsung selama 730 hari.
Pekerjaan konstruksi dimulai pada Agustus 2026 dan dijadwalkan selesai pada Agustus 2028.
PPN Kejawanan ditargetkan dapat mulai beroperasi pada 2028 sebagai pelabuhan perikanan internasional yang modern dan terintegrasi dengan peningkatan kapasitas produksi ikan tangkap, daya tampung kapal, penyerapan tenaga kerja, serta kontribusi terhadap penerimaan negara.
- Penulis :
- Shila Glorya




