
Pantau - Bank bjb bekerja sama dengan PT Kereta Commuter Indonesia (KAI Commuter) untuk mengembangkan layanan perbankan, pembayaran digital, dan ekosistem transaksi di sektor transportasi publik.
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) Layanan Perbankan dan Non Disclosure Agreement (NDA) antara Bank bjb dan KAI Commuter di Jakarta, Selasa (15/9/2026).
Corporate Secretary Bank bjb Irwan Riswandi mengatakan kolaborasi tersebut menjadi langkah awal untuk mengembangkan kerja sama kedua perusahaan secara lebih luas.
“Kolaborasi ini langkah awal bagi kedua perusahaan untuk mengembangkan hubungan kerja sama yang lebih luas dan strategis. Tidak hanya berfokus transaksi perbankan, sinergi juga diarahkan membangun ekosistem layanan yang memberi nilai tambah bagi perusahaan, pengguna transportasi publik, serta masyarakat luas,” kata Irwan dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat (18/9/2026).
Kartu Multi Trip Bakal Dikembangkan Bersama
Salah satu bentuk kerja sama yang diarahkan ke depan adalah co-branding Kartu Multi Trip (KMT) antara Bank bjb dan KAI Commuter.
Melalui skema tersebut, kedua perusahaan dapat mengembangkan KMT dengan identitas dan branding kedua pihak sebagai bagian dari penguatan ekosistem pembayaran transportasi publik.
Pengembangan co-branding juga dapat diperkuat melalui sejumlah layanan pendukung, termasuk kanal top up KMT melalui DIGI Bank bjb dan program loyalty.
Bank bjb dan KAI Commuter juga dapat mengembangkan kegiatan lainnya berdasarkan kebutuhan serta kesepakatan kedua perusahaan.
DigiCash Berpeluang Terintegrasi dengan C-Access
Penguatan pembayaran digital menjadi salah satu fokus kerja sama dengan rencana pengembangan layanan top up KMT melalui aplikasi DIGI Bank bjb.
Layanan tersebut diharapkan memberikan alternatif kanal digital bagi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan transaksi perjalanan menggunakan KAI Commuter.
Bank bjb juga membuka peluang integrasi DigiCash sebagai Source of Fund (SoF) pada aplikasi C-Access.
Integrasi tersebut diarahkan untuk memperluas pilihan sumber dana sekaligus memberikan pengalaman transaksi yang lebih mudah dan terintegrasi bagi pengguna.
“Dengan pengembangan tersebut, ekosistem transaksi diharapkan dapat berlangsung secara lebih seamless, praktis, mudah dan terintegrasi. Pada saat yang sama, integrasi layanan digital juga berpotensi mendorong peningkatan volume transaksi digital serta memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan fee based income bank bjb,” ujar Irwan.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf




