
Pantau - PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) mengintegrasikan prinsip tata kelola, risiko, dan kepatuhan atau governance, risk, and compliance (GRC) dalam proses pengambilan keputusan perusahaan untuk mendukung ketahanan dan keberlanjutan bisnis.
Vice President Manajemen Risiko dan Kepatuhan PLN EPI Yuli Fitrianingrum mengatakan penerapan GRC secara terintegrasi menjadi bagian dari upaya perusahaan memperkuat tata kelola sekaligus menjaga keberlanjutan pasokan energi primer.
"Dengan tata kelola yang kuat, risiko yang terkelola, dan kepatuhan yang konsisten, PLN EPI terus membangun fondasi bisnis yang tangguh untuk menjaga keberlanjutan pasokan energi primer dan menciptakan nilai berkelanjutan bagi Indonesia," katanya dalam keterangan di Jakarta, Sabtu (19/9/2026).
PLN EPI Raih Tiga Penghargaan GRC
Yuli mengatakan penerapan GRC yang dilakukan perusahaan mendapat tiga penghargaan dalam Top GRC Awards 2026.
PLN EPI meraih Awards #5 Star dan Golden Trophy, sedangkan penghargaan The Most Committed GRC Leader 2026 diberikan kepada Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PLN EPI Efin Febriantoro.
"Penghargaan ini merupakan apresiasi atas komitmen dan kerja keras seluruh insan PLN EPI dalam membangun tata kelola, manajemen risiko, dan kepatuhan yang semakin kuat. Kami akan menjadikan pencapaian ini sebagai momentum untuk terus memperkuat budaya GRC, meningkatkan resilience perusahaan, dan menghadirkan sustainable value bagi seluruh stakeholder," kata Yuli yang mewakili Direktur Keuangan & Manajemen Risiko menerima penghargaan.
Penghargaan Top GRC Awards #5 Star diberikan sebagai apresiasi terhadap konsistensi PLN EPI dalam membangun tata kelola serta mengintegrasikan manajemen risiko dan kepatuhan ke dalam proses bisnis.
Golden Trophy diraih setelah perusahaan mampu mempertahankan predikat Bintang 5 selama tiga tahun berturut-turut.
Sementara The Most Committed GRC Leader 2026 menjadi penghargaan atas komitmen kepemimpinan Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko dalam mendorong penerapan GRC sebagai bagian dari pertimbangan strategis perusahaan.
GRC Jadi Fondasi Keberlanjutan Operasional
Menurut Yuli, penerapan GRC menjadi bagian penting dalam membangun proses bisnis yang adaptif menghadapi berbagai dinamika dan risiko.
Penguatan tata kelola, manajemen risiko, serta kepatuhan juga digunakan sebagai fondasi untuk menjaga keberlangsungan operasional sekaligus mendukung penciptaan nilai jangka panjang bagi perusahaan dan pemangku kepentingan.
"Penghargaan ini bukan menjadi titik akhir, melainkan penguat komitmen untuk terus menjadikan GRC sebagai bagian dari setiap proses dan keputusan strategis perusahaan," katanya.
PLN EPI menyatakan akan terus memperkuat budaya GRC sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan perusahaan dan keberlanjutan pasokan energi primer.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf




