HOME  ⁄  Ekonomi

Bank Kalteng Bukukan Laba Rp270,09 Miliar, Kredit dan Pembiayaan Tumbuh 8,91 Persen

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

Bank Kalteng Bukukan Laba Rp270,09 Miliar, Kredit dan Pembiayaan Tumbuh 8,91 Persen
Foto: Dirut Bank Kalteng Maslipansyah (sumber: Bank Kalteng)

Pantau - Bank Kalteng membukukan laba bersih sebesar Rp270,09 miliar hingga 31 Agustus 2026 di tengah dinamika makroekonomi, tekanan suku bunga, dan persaingan likuiditas di sektor perbankan.

Direktur Utama Bank Kalteng Maslipansyah mengatakan laba bersih tersebut meningkat 12,34 persen dibandingkan posisi Juli 2026 dan tumbuh 1,79 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

"Meningkat 12,34 persen dibandingkan Juli 2026, atau tumbuh 1,79 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya," ungkap Maslipansyah.

Pada posisi 31 Juli 2026, Bank Kalteng tercatat membukukan laba bersih sebesar Rp240,41 miliar.

Pertumbuhan laba tersebut menunjukkan konsistensi Bank Kalteng dalam menjaga pertumbuhan bisnis di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Ekspansi Bisnis Tetap Mengedepankan Prinsip Kehati-hatian

Bank Kalteng juga berupaya menjaga efisiensi operasional dan kualitas aset secara prudent atau berhati-hati dalam menjalankan kegiatan bisnisnya.

Maslipansyah menegaskan ekspansi bisnis Bank Kalteng tetap disertai pengelolaan risiko dan penerapan prinsip kehati-hatian untuk menjaga kesehatan dan keberlanjutan kinerja perusahaan.

"Kami memastikan ekspansi bisnis tetap disertai pengelolaan risiko dan prinsip kehati-hatian agar kinerja yang dicapai sehat dan berkelanjutan," kata Maslipansyah.

Dari sisi intermediasi, total penyaluran kredit dan pembiayaan Bank Kalteng per 31 Agustus 2026 mencapai Rp12,29 triliun.

Penyaluran kredit dan pembiayaan tersebut tumbuh sebesar 8,91 persen secara tahunan.

Rasio Dana Murah Bank Kalteng Capai 76,82 Persen

Rasio dana murah atau current account savings account (CASA) Bank Kalteng tercatat sebesar 76,82 persen pada Agustus 2026.

Angka tersebut meningkat 3,25 poin persentase dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat sebesar 73,57 persen.

Peningkatan komposisi dana murah memberikan ruang bagi Bank Kalteng untuk menjaga efisiensi biaya dana sekaligus mendukung pelaksanaan fungsi intermediasi.

Menurut Maslipansyah, pertumbuhan laba memberikan keyakinan bahwa Bank Kalteng mampu menjaga kesinambungan bisnis di tengah berbagai tantangan.

Ke depan, Bank Kalteng akan berfokus menjaga keseimbangan antara pertumbuhan kredit, likuiditas, dan permodalan serta meningkatkan kontribusi terhadap perekonomian daerah.

"Fokus kami selanjutnya adalah menjaga keseimbangan antara pertumbuhan kredit, likuiditas dan permodalan serta terus meningkatkan kontribusi bagi perekonomian daerah," kata Maslipansyah.

Penulis :
Leon Weldrick
Editor :
Leon Weldrick
FLOII 2026