HOME  ⁄  Ekonomi

BP Batam Siapkan Lahan 1,6 Hektare, Pembangunan Mayapada Apollo Hospital Segera Dimulai

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

BP Batam Siapkan Lahan 1,6 Hektare, Pembangunan Mayapada Apollo Hospital Segera Dimulai
Foto: Deputi BP Batam Bidang Investasi Fary Djemy Francis di Rempang Batam, Kepri (sumber: ANTARA/Amandine Nadja)

Pantau - Badan Pengusahaan (BP) Batam memastikan lahan seluas 1,6 hektare untuk pembangunan Mayapada Apollo Batam International Hospital (MABIH) di Sekupang, Kota Batam, Kepulauan Riau, telah siap digunakan untuk memulai pembangunan.

Deputi BP Batam Bidang Investasi Fary Djemy Francis mengatakan penyelesaian pengelolaan lahan tersebut merupakan salah satu hasil rapat antara BP Batam dan Mayapada Group yang membahas sejumlah persoalan terkait pengembangan proyek rumah sakit wisata kesehatan MABIH.

“Tadi sudah kita selesaikan urusan berkaitan dengan PL (Penetapan Lokasi) untuk 1,6 hektare. Sementara yang 1,2 hektare masih berproses,” kata Fary di Batam, Kamis.

Lahan Gedung Utama Siap, Alat Berat Dikirim Pekan Depan

Lahan seluas 1,6 hektare yang telah mendapatkan penetapan lokasi akan digunakan untuk pembangunan gedung utama rumah sakit.

Sementara itu, lahan seluas 1,2 hektare lainnya masih menjalani proses penetapan lokasi dan direncanakan untuk area parkir serta bangunan penunjang lainnya.

Fary mengatakan proses penetapan lokasi untuk lahan yang tersisa masih berlangsung dan ditargetkan selesai seiring dengan tahapan pembangunan proyek.

Pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) juga telah melaporkan rencana pengiriman alat berat mulai pekan depan sebagai bagian dari persiapan pembangunan MABIH.

“Tadi kami juga sudah mendapat laporan dari pengelola KEK, mulai minggu depan akan mengirim alat berat untuk melakukan proses pembangunan, beriringan dengan urusan yang berkaitan dengan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) dan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) diselesaikan,” kata dia.

Dengan demikian, pekerjaan pembangunan direncanakan berjalan beriringan dengan penyelesaian Amdal dan PBG.

BP Batam Targetkan Pembangunan Fisik Berjalan November 2026

Fary mengatakan Kedeputian Investasi BP Batam terus menggesa agar proyek MABIH dapat segera diluncurkan dalam waktu dekat.

KEK Pariwisata Kesehatan telah dimasukkan Kedeputian Investasi BP Batam ke dalam daftar proyek yang dinilai siap untuk investasi atau ready to invest.

“Kami dari Direktorat Kedeputian Investasi memasukkan KEK Pariwisata Kesehatan ini dalam list ‘ready to invest’. Ada beberapa investasi yang kita perintahkan untuk dipercepat dalam 100 hari ini dan sudah harus launching,” ujarnya.

BP Batam menetapkan sejumlah investasi untuk dipercepat dalam periode 100 hari, termasuk proyek di KEK Pariwisata Kesehatan.

Fary berharap pembangunan fisik MABIH sudah mulai berjalan pada November 2026, sedangkan keseluruhan proyek ditargetkan selesai pada 2027.

“Nilai investasi proyek tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp1,7 triliun,” kata dia.

MABIH Jadi Rumah Sakit Wisata Kesehatan Pertama di KEK Batam

MABIH merupakan rumah sakit wisata kesehatan pertama yang dikembangkan di KEK Batam melalui kolaborasi Mayapada Group dan jaringan rumah sakit asal India, Apollo Hospitals.

Rumah sakit tersebut dibangun di kawasan Sekupang, tepatnya di sekitar Taman Rusa Sekupang, dengan keseluruhan proyek menempati lahan sekitar 2,9 hektare.

Sebelum memasuki tahapan pembangunan saat ini, peletakan batu pertama proyek MABIH telah dilakukan pada Agustus 2025.

Penulis :
Shila Glorya
FLOII 2026