HOME  ⁄  Ekonomi

BMKG Peringatkan Banjir Rob di Pesisir NTB hingga 30 September, Pasang Maksimum Capai 1,9 Meter

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

BMKG Peringatkan Banjir Rob di Pesisir NTB hingga 30 September, Pasang Maksimum Capai 1,9 Meter
Foto: (Sumber :Ilustrasi - Petak tambak warga terendam banjir pesisir atau rob di Kabupaten Bima, Provinsi Nusa Tenggara Barat, Selasa (14/6/2022). ANTARA/HO-BNPB.)

Pantau - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi banjir pesisir atau rob di sejumlah wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) pada 26 hingga 30 September 2026.

Prakirawan Stasiun Meteorologi Zainuddin Abdul Madjid (ZAM) Tri Widiarto mengatakan pasang maksimum di Lombok Barat diperkirakan terjadi pukul 23.00 hingga 01.00 WITA, sedangkan di Bima berlangsung mulai pukul 00.00 hingga 12.00 WITA.

"Tinggi pasang maksimum mencapai 1,9 meter," ujarnya di Mataram, Sabtu (26/9/2026).

Pesisir Lombok, Sumbawa, dan Bima Berpotensi Terdampak

BMKG menyebut sejumlah kawasan pesisir di Pulau Lombok, Sumbawa, hingga Bima berpotensi terdampak banjir rob.

Wilayah di Pulau Lombok yang perlu mewaspadai fenomena tersebut meliputi Ampenan, Sekarbela, Gerung, Lembar, Pemenang, Jerowaru, dan Labuhan Lombok.

Potensi serupa di Pulau Sumbawa terdapat di wilayah Sumbawa dan Labuhan Badas.

Sementara itu, kawasan Bima yang berpotensi terdampak meliputi Palibelo, Belo, Woha, Bolo, Lambu, Langgudu, Soromandi, Sape, Rasanae Barat, Hu'u, dan Asakota.

Tri mengimbau masyarakat di sekitar pesisir Lombok dan Bima, bantaran sungai, serta kawasan yang lebih rendah untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak pasang air laut maksimum.

Masyarakat juga diminta terus memantau perkembangan cuaca dan gelombang melalui kanal informasi resmi BMKG.

BMKG Ingatkan Gelombang hingga Empat Meter

Potensi banjir rob pada akhir September 2026 berkaitan dengan gaya gravitasi bulan ketika fenomena Purnama Panen atau Harvest Moon berlangsung pada 26-27 September 2026.

Puncak Bulan Purnama terjadi pada pukul 23.49 WIB untuk wilayah Indonesia barat, pukul 00.49 WITA untuk wilayah tengah, dan pukul 01.49 WIT untuk wilayah timur.

Selain banjir rob, BMKG memperingatkan potensi gelombang laut setinggi 2,5 hingga 4 meter di Selat Lombok bagian selatan dan Selat Alas bagian selatan.

Gelombang dengan ketinggian serupa juga berpotensi terjadi di perairan selatan Sumbawa dan Samudera Hindia di selatan NTB.

Penulis :
Aditya Yohan
FLOII 2026