
Pantau - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meninjau sejumlah infrastruktur dan fasilitas publik yang terdampak banjir bandang di Kabupaten Solok, Sumatera Barat, sekaligus mendorong percepatan pemulihan akses masyarakat.
Menurut Gibran, prioritas penanganan pascabencana saat ini adalah memastikan akses utama masyarakat dapat segera kembali digunakan.
Pemulihan jalur diperlukan agar mobilitas warga, distribusi bantuan, dan pelayanan pemerintahan dapat kembali berjalan.
"Prioritas sekarang, akses utama harus segera pulih. Kita pastikan jalur yang digunakan masyarakat aman, sehingga mobilitas warga, distribusi bantuan, dan pelayanan pemerintahan bisa kembali berjalan," kata Gibran.
Wapres juga menegaskan keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama dalam seluruh proses penanganan pascabencana.
Jembatan Arosuka Jadi Prioritas Pemulihan
Salah satu infrastruktur yang ditinjau Gibran adalah Jembatan Arosuka yang menghubungkan Kota Padang dan Kabupaten Solok.
Saat meninjau Jembatan Arosuka, Gibran menginstruksikan agar perbaikan sarana jembatan dan ruas jalan di sekitarnya dilakukan dengan cepat.
"Akses utama jalan dan jembatan harus dipulihkan secepat mungkin. Utamakan juga aspek keselamatan warga yang melintas," kata Gibran.
Selain jalan dan jembatan, Wapres memberikan perhatian terhadap fasilitas yang digunakan untuk penyelenggaraan pemerintahan.
Salah satu fasilitas pemerintahan yang mendapat perhatian adalah Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Solok.
Gibran meminta jajaran terkait segera melakukan pendataan terhadap seluruh fasilitas publik dan perkantoran yang mengalami kerusakan akibat banjir bandang pada Senin malam, 21 September.
Pendataan secara menyeluruh diperlukan untuk menentukan fasilitas yang membutuhkan penanganan darurat maupun perbaikan permanen.
Langkah tersebut juga diperlukan agar kerusakan fasilitas pemerintahan tidak menyebabkan pelayanan kepada masyarakat terhenti.
"Untuk fasilitas penyelenggaraan pemerintahan yang terdampak, segera didata, mana yang membutuhkan penanganan darurat, mana yang membutuhkan perbaikan permanen. yang paling penting, pelayanan kepada masyarakat jangan sampai berhenti," kata Gibran.
Pemkab Solok Usulkan Pembangunan Sabo Dam
Bupati Solok Jon Firman Pandu turut menyampaikan sejumlah kebutuhan yang menjadi prioritas dalam proses pemulihan pascabencana.
Salah satu kebutuhan tersebut adalah rencana pembangunan sabo dam sebagai bagian dari langkah mitigasi bencana pada masa mendatang.
Selain pembangunan sabo dam, pemerintah daerah memprioritaskan perbaikan gedung perkantoran yang berkaitan langsung dengan pelayanan publik.
Pemulihan juga mencakup perbaikan sawah, rumah warga, dan masjid yang terdampak banjir bandang.
"Rencana pembangunan Sabo dam, ke depan ini penting. Selain itu perbaikan gedung kantor yang berkaitan dengan pelayanan publik, perbaikan sawah, rumah, dan masjid," kata Jon Firman Pandu.
- Penulis :
- Shila Glorya




