HOME  ⁄  Ekonomi

Dirut Bulog Pastikan Penyaluran Minyakita Menjangkau Pasar untuk Menjaga Pasokan dan Harga

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Dirut Bulog Pastikan Penyaluran Minyakita Menjangkau Pasar untuk Menjaga Pasokan dan Harga
Foto: (Sumber :Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani memberi keterangan pers setelah acara penyaluran bantuan pangan di Cilacap, Jawa Tengah, Sabtu (26/9/2026). ANTARA/Sumarwoto.)

Pantau - Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani memastikan penyaluran minyak goreng rakyat Minyakita menjangkau pasar-pasar, terutama yang masuk Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP), untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Ahmad menyampaikan hal tersebut seusai kegiatan penyaluran bantuan pangan di Cilacap, Jawa Tengah, Sabtu (26/9/2026).

Bulog bersama ID Food dan Agrinas Palma mendapatkan alokasi Domestic Market Obligation (DMO) Minyakita sebesar 35 persen.

"Jadi Bulog sendiri ini bertiga, ada 35 persen dibagi tiga, Bulog, ID Food dengan Agrinas Palma," katanya menegaskan.

Minyakita Cepat Habis karena Permintaan Tinggi

Ahmad mengatakan Bulog memiliki tugas utama menyalurkan Minyakita ke pasar-pasar SP2KP sebagai bagian dari upaya menjaga ketersediaan minyak goreng dengan harga terjangkau.

Penyaluran Minyakita ke depan juga berpotensi diarahkan secara khusus melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang sedang dikembangkan pemerintah.

Menurut Ahmad, permintaan masyarakat terhadap Minyakita cukup tinggi karena harganya relatif lebih murah dibandingkan minyak goreng lainnya.

"Itu karena Minyakita sangat murah, sehingga peminatnya cukup banyak. Begitu disalurkan cepat habis," katanya.

Ia menyebut harga Minyakita berada di kisaran Rp15.700 per liter sehingga menjadi salah satu pilihan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan minyak goreng.

"Dibanding dengan minyak-minyak yang lain, Minyakita paling murah, yaitu sekitar Rp15.700," katanya menegaskan.

Bulog Berupaya Menjaga Ketersediaan Pasokan

Ahmad mengatakan Bulog bersama pemangku kepentingan terkait akan terus menyalurkan Minyakita melalui saluran distribusi yang telah ditetapkan.

Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga pasokan di pasar dan memastikan minyak goreng rakyat itu dapat diterima masyarakat.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Banyumas Gatot Eko Purwadi mengatakan pasokan Minyakita di wilayahnya sempat mengalami penurunan kuota.

Pemerintah daerah kemudian berkoordinasi dengan Perum Bulog Kantor Cabang Banyumas untuk memastikan ketersediaan pasokan tetap terjaga.

"Berdasarkan koordinasi dengan Bulog, penambahan volume Minyakita belum bisa dilakukan, tetapi pasokan diupayakan tetap tersedia untuk memenuhi kebutuhan pasar," katanya.

Penulis :
Aditya Yohan
FLOII 2026