HOME  ⁄  Ekonomi

Pertamina Hadirkan SPBU Khusus Petani Pertama di Indonesia Timur untuk Dukung Swasembada Pangan

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

Pertamina Hadirkan SPBU Khusus Petani Pertama di Indonesia Timur untuk Dukung Swasembada Pangan
Foto: Pengisian BBM pada alsintan milik salah satu petani di Kampung Amunkay, Kecamatan Tanah Miring, Kabupaten Merauke, Papua Selatan (sumber: Pertamina Papua)

Pantau - PT Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku menghadirkan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) khusus petani pertama di Indonesia Timur yang berlokasi di Kampung Amunkay, Kecamatan Tanah Miring, Kabupaten Merauke, Papua Selatan.

Kehadiran SPBU khusus tersebut ditujukan untuk mempermudah petani mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) sekaligus mendukung program ketahanan dan swasembada pangan nasional di Merauke.

Executive General Manager PT Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku Awan Raharjo mengatakan Pertamina sebagai operator mendukung kebijakan dan penunjukan SPBU yang secara khusus melayani kebutuhan BBM sektor pertanian.

Pertamina bersama Pemerintah Kabupaten Merauke telah meresmikan SPBU 86.996.01 pada Kamis, 24 September.

"Pada Kamis (24/9) kami bersama Pemerintah Kabupaten Merauke telah meresmikan SPBU 86.996.01 yang berlokasi di Kampung Amunkay, Kecamatan Tanah Miring, Kabupaten Merauke, sebagai SPBU yang dioperasikan khusus memenuhi kebutuhan petani pertama di Indonesia Timur," kata Awan.

Penyaluran BBM Petani Terintegrasi dengan Dinas Pertanian

SPBU khusus tersebut dirancang untuk mempermudah petani lokal memperoleh BBM secara tepat sasaran, efisien, dan transparan.

BBM yang diperoleh petani antara lain digunakan untuk menunjang operasional alat dan mesin pertanian atau alsintan.

Operasional SPBU telah disesuaikan dengan mekanisme penyaluran BBM bersubsidi berbasis data, regulasi yang berlaku, serta terintegrasi dengan Dinas Pertanian.

Integrasi tersebut dilakukan untuk memastikan alokasi BBM sesuai jumlah dan tepat sasaran sehingga dapat mendukung pengoperasian alsintan milik petani.

"Jadi operasional SPBU khusus petani ini telah disesuaikan dengan mekanisme penyaluran BBM bersubsidi berbasis data, regulasi yang berlaku serta terintegrasi bersama Dinas Pertanian agar alokasinya tepat jumlah, tepat sasaran dan mendukung penuh alsintan petani," ujar Awan.

Pelayanan BBM melalui SPBU khusus petani tetap mengikuti ketentuan dan regulasi yang berlaku.

Petani yang ingin memperoleh pelayanan BBM diwajibkan melampirkan surat rekomendasi sesuai ketentuan dalam Peraturan Presiden Nomor 191 Tahun 2014 yang dijabarkan lebih rinci melalui peraturan BPH Migas.

Penunjukan SPBU khusus petani dilakukan secara resmi melalui Surat Keputusan Bupati Merauke.

"Pertamina Patra Niaga terus berkomitmen untuk memastikan kehadiran kami menjadi pendorong roda perekonomian daerah. Dengan penunjukan resmi melalui SK Bupati ini, sinergi antara Pertamina, Kementerian Pertanian dan Pemerintah Daerah dalam mewujudkan kedaulatan pangan dari ujung timur Indonesia semakin kuat," kata Awan.

Pemkab Merauke Harap Produktivitas Pertanian Meningkat

Bupati Merauke Yoseph Bladib Gebze mengapresiasi Pertamina Patra Niaga atas penyiapan infrastruktur energi yang dikhususkan bagi sektor pertanian.

Merauke menjadi salah satu daerah lumbung pangan utama di wilayah timur Indonesia dengan potensi pertanian yang besar untuk mendukung pencapaian swasembada pangan nasional.

Menurut Yoseph, penunjukan resmi SPBU khusus petani di Tanah Miring menjadi jawaban atas aspirasi petani terkait kepastian dan kemudahan memperoleh BBM.

"Merauke memiliki potensi pertanian yang sangat besar untuk menyokong swasembada pangan nasional. Kehadiran dan penunjukan resmi SPBU Khusus Petani di Tanah Miring melalui SK Bupati ini adalah jawaban atas aspirasi para petani yang membutuhkan kepastian dan kemudahan akses BBM," kata Yoseph.

Pemerintah Kabupaten Merauke berharap kemudahan mendapatkan BBM dapat mendukung peningkatan produktivitas sektor pertanian sekaligus kesejahteraan petani.

"Harapan kami dengan hadirnya SPBU khusus petani dapat meningkatkan produktivitas hasil pertanian Merauke dan kesejahteraan petani semakin meningkat," ujar Yoseph.

Penulis :
Shila Glorya
FLOII 2026