HOME  ⁄  Ekonomi

Seruni Art Festival III Menggerakkan UMKM dan Ekonomi Kreatif di Bangka Barat

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Seruni Art Festival III Menggerakkan UMKM dan Ekonomi Kreatif di Bangka Barat
Foto: Museum Timah Indonesia (MTI) Mentok Kabupaten Bangka Barat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggelar Seruni Art Festival III di Mentok, Sabtu malam.

Pantau - Museum Timah Indonesia (MTI) Mentok menggelar Seruni Art Festival III di Kabupaten Bangka Barat, Kepulauan Bangka Belitung, untuk melestarikan seni tari dan teater rakyat sekaligus mendorong ekonomi kreatif masyarakat.

Festival yang digelar di kawasan Museum Timah Indonesia Mentok tersebut juga dimanfaatkan sebagai ruang pemasaran dan promosi produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Departement Head Corporate Communication PT Timah (Persero) Tbk Anggi Siahaan mengatakan keberadaan festival tidak hanya ditujukan sebagai panggung pertunjukan seni.

"Kegiatan ini tidak hanya sebagai ajang pertunjukan seni tetapi juga tempat pemasaran dan promosi produk UMKM," kata Anggi.

Museum Timah Menjadi Ruang Seni dan Ekonomi Kreatif

Pemilihan Museum Timah Indonesia Mentok sebagai lokasi festival bertujuan memperlihatkan fungsi kawasan bersejarah tersebut sebagai ruang publik untuk mengembangkan kreativitas seni dan ekonomi masyarakat.

"Sebagai pengelola Museum Timah Indonesia Mentok, PT Timah memberikan dukungan sarana dan prasarana sehingga kegiatan seni dapat berlangsung dengan baik," katanya.

Bupati Bangka Barat Markus mengapresiasi penyelenggaraan Seruni Art Festival III karena kegiatan seni dan budaya dinilai dapat menghadirkan aktivitas ekonomi bagi masyarakat.

Antusiasme pengunjung dan banyaknya pelaku UMKM yang berjualan di sekitar lokasi menjadi potensi untuk mendukung sektor pariwisata serta ekonomi kreatif daerah.

"Festival ini menarik untuk masyarakat. Antusias penonton dan pelaku UMKM juga terlihat. Saya lihat tadi banyak sekali yang berjualan, jarang terjadi seperti ini. Ini sebagai daya ungkit pariwisata kita," katanya.

Pelaku UMKM Mengaku Omzet Meningkat

Ketua Sanggar Seni Seruni Production Anisa Pratiwi mengatakan Museum Timah Indonesia Mentok dipilih karena memiliki keterkaitan erat dengan sejarah Mentok dan Bangka Barat.

"PT Timah adalah bagian dari sejarah Mentok. Kami ingin generasi muda tahu sejarahnya, tapi juga berani mengekspresikannya lewat seni," ujarnya.

Salah satu pelaku UMKM lokal binaan PT Timah, Rina Erzaliana, mengaku penyelenggaraan festival memberikan dampak positif terhadap aktivitas usahanya.

"Alhamdulillah dengan adanya kegiatan seperti ini, omzet dagangan kami meningkat. Mudah-mudahan ke depan lebih banyak lagi kegiatan seperti ini diselenggarakan. Terima kasih kepada panitia," ujarnya.

Festival tersebut memadukan pelestarian seni dan sejarah dengan aktivitas UMKM sebagai bagian dari pengembangan pariwisata serta ekonomi kreatif di Bangka Barat.

Penulis :
Gerry Eka
FLOII 2026