HOME  ⁄  Ekonomi

Pemkot Palu dan Sasakawa Peace Foundation Perkuat Kerja Sama Pembangunan Ekonomi Inklusif

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Pemkot Palu dan Sasakawa Peace Foundation Perkuat Kerja Sama Pembangunan Ekonomi Inklusif
Foto: (Sumber :Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Kota Palu dan Sasakawa Peace Foundation untuk memperkuat pembangunan ekonomi inklusif. ANTARA/HO-Humas Pemkot Palu.)

Pantau - Pemerintah Kota Palu, Sulawesi Tengah, bersama lembaga nirlaba asal Jepang Sasakawa Peace Foundation (SPF) memperkuat kerja sama untuk mendorong pembangunan ekonomi inklusif dan meningkatkan ketahanan masyarakat.

“Percepatan pembangunan tidak bisa hanya dilakukan oleh pemerintah. Kita membutuhkan kolaborasi dari seluruh pihak,” kata Wali Kota Palu Hadianto Rasyid di Palu, Senin (28/9/2026).

Pemkot Palu dan SPF telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) sebagai landasan penguatan kerja sama yang turut disaksikan Deputi Bidang Usaha Menengah Kementerian UMKM Bagus Rachman.

Sasakawa Peace Foundation merupakan yayasan swasta asal Jepang yang berfokus pada promosi perdamaian internasional, kerja sama regional, dan pembangunan berkelanjutan.

Kerja Sama Fokus pada Ekonomi Inklusif

MoU tersebut mencakup kerja sama dalam mendorong pembangunan ekonomi inklusif, meningkatkan pemahaman mengenai ekonomi inklusif, serta memperkuat ketahanan masyarakat Kota Palu melalui kolaborasi berkelanjutan.

Hadianto mengatakan pembangunan Kota Palu membutuhkan keterlibatan pemerintah, masyarakat, komunitas, dunia usaha, akademisi, hingga kelompok sosial.

Menurut dia, kolaborasi berbagai pihak diperlukan untuk memperkuat pembangunan daerah, termasuk pengembangan ekonomi dan peningkatan kapasitas masyarakat.

Pemerintah Pusat Dukung Pengembangan UMKM

Deputi Bidang Usaha Menengah Kementerian UMKM Bagus Rachman mengapresiasi upaya Pemkot Palu dalam membangun kembali daerah setelah menghadapi bencana.

“Saya bilang ini sudah menjadi legacy dan telah menginspirasi. Seharusnya ini bisa menjadi contoh bagi daerah lain bagaimana menangani bencana dengan daya juang yang kuat,” katanya.

Bagus menilai pengalaman Kota Palu dalam menghadapi dan bangkit setelah bencana dapat menjadi pembelajaran bagi daerah lain dalam membangun kembali perekonomian serta memperkuat ketahanan masyarakat.

“Pemerintah pusat tentu akan terus mendukung pemerintah daerah dalam menghadirkan kebijakan yang mampu mendorong tumbuh kembang UMKM,” tambahnya.

Penulis :
Aditya Yohan
FLOII 2026