
Pantau - Komite Penghapusan Bensin Bertimbel (KPBB) menyatakan Car Free Day (CFD) atau hari bebas kendaraan bermotor menjadi salah satu upaya mendorong transformasi sistem transportasi perkotaan yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.
"CFD bukanlah kegiatan rekreasi mingguan, melainkan bagian upaya mendorong transformasi sistem transportasi perkotaan berkelanjutan," kata Direktur Eksekutif KPBB Safrudin dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (29/9/2026).
Menurut Safrudin, Jakarta masih menghadapi berbagai tantangan perkotaan, mulai dari pertumbuhan jumlah kendaraan bermotor, kemacetan lalu lintas, hingga pencemaran udara.
CFD Dorong Perubahan Pola Mobilitas
Safrudin mengatakan CFD mengajak masyarakat mengurangi ketergantungan terhadap kendaraan bermotor pribadi dengan mengubah lifestyle menuju sustainable urban mobility.
Perubahan tersebut dilakukan dengan membangun budaya berjalan kaki, bersepeda, serta menggunakan angkutan umum massal untuk perjalanan sehari-hari.
Menurut dia, apabila pengurangan penggunaan kendaraan pribadi berkembang menjadi sebuah gerakan, langkah tersebut dapat membantu menurunkan beban kemacetan, pencemaran udara, serta penggunaan energi terutama bahan bakar minyak (BBM).
"Peringatan ke-24 Car Free Day hendaknya menjadi momentum untuk memperkuat komitmen kita dalam mengembangkan kebijakan perkotaan yang humanis yang ditandai oleh penurunan tantangan perkotaan," ujarnya.
Dishub DKI Dorong Transportasi Berkelanjutan
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta Budi Awaluddin mengatakan CFD sejalan dengan prinsip avoid, shift, and improve dalam Transport Demand Management.
Prinsip tersebut mencakup upaya menghindari perjalanan yang tidak diperlukan, mengalihkan perjalanan menuju moda transportasi yang lebih berkelanjutan, serta meningkatkan efisiensi dan kinerja teknologi kendaraan.
Budi mengatakan penanganan pencemaran udara tidak dapat hanya bergantung pada penggunaan teknologi kendaraan yang lebih bersih.
"Kita harus menyadari bahwa pengendalian pencemaran udara tidak cukup hanya mengandalkan teknologi kendaraan yang lebih bersih. Diperlukan pula perubahan pola mobilitas masyarakat," katanya.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf
- Editor :
- Ahmad Yusuf




