HOME  ⁄  Ekonomi

BI dan Kemendag Perkuat Industri untuk Jadikan Indonesia Pusat Modest Fashion Global

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

BI dan Kemendag Perkuat Industri untuk Jadikan Indonesia Pusat Modest Fashion Global
Foto: (Sumber :Peragaan busana dalam Kick Off penyelenggaraan IN2MOTIONFEST x Jakarta Muslim Fashion Week (JMFW) kolaborasi Bank Indonesia (BI) bersama Kementerian Perdagangan (Kemendag) di Jakarta, Senin (28/9/2026) (ANTARA/HO IN2MOTIONFEST x JFMW).)

Pantau - Bank Indonesia (BI) bersama Kementerian Perdagangan (Kemendag) mendorong penguatan industri modest fashion melalui kolaborasi IN2MOTIONFEST dan Jakarta Muslim Fashion Week (JMFW) untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat modest fashion global.

Kolaborasi tersebut diarahkan untuk memperkuat rantai nilai halal, mulai dari pembinaan perajin wastra dan pelaku usaha, peningkatan kualitas produk, hingga perluasan akses pasar internasional.

Pelaku Usaha Disiapkan Menembus Pasar Global

Direktur Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah BI Ndari Surjaningsih mengatakan kolaborasi antarlembaga tersebut memiliki tujuan yang sama dalam mengembangkan industri modest fashion nasional.

"Berdiri di atas satu panggung nasional, kami dari masing-masing institusi bersepakat untuk berkolaborasi dengan tujuan yang sama, yaitu memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat modest fashion global," kata Ndari dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Selasa (29/9/2026).

Penguatan industri dilakukan melalui pembinaan pelaku usaha modest fashion dan perajin wastra oleh Kantor Perwakilan BI di berbagai daerah, peningkatan kualitas produk, serta edukasi mengenai tren industri.

Analis Perdagangan Ahli Utama Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag Ari Satria mengatakan kolaborasi juga diarahkan untuk menghubungkan brand dan pelaku usaha Indonesia dengan buyer serta jaringan perdagangan internasional.

"Sinergi ini diharapkan tidak hanya meningkatkan daya saing produk modest fashion Indonesia di pasar global, tetapi juga membuka peluang transaksi, kerja sama bisnis, dan memperluas akses pasar ekspor secara berkelanjutan," ujar Ari.

Menurut Ari, penguatan akses pasar diperlukan agar industri tidak hanya berkembang dari sisi kreativitas, tetapi juga memiliki kapasitas produksi dan standar yang mampu memenuhi kebutuhan pasar global.

Lebih dari 300 Desainer dan UMKM Terlibat

Penguatan sisi bisnis dalam IN2MOTIONFEST X JMFW dilakukan melalui pameran terzonasi, Wastra Business Matching, serta program buyer untuk membuka akses wholesale dan retail ke pasar internasional.

Lebih dari 300 desainer, brand, UMKM, dan anggota IKRA Indonesia akan terlibat dalam rangkaian fashion show dan trade show.

Produk yang ditampilkan akan mengoptimalkan wastra Nusantara dan kearifan lokal sebagai identitas serta pembeda produk sustainable modest fashion Indonesia.

Koneksi internasional juga diperkuat dengan menghadirkan 10 international guest designers dari sejumlah negara, antara lain India, Malaysia, Turki, Uni Emirat Arab, Uzbekistan, Taiwan, Korea, dan Filipina.

Rangkaian kegiatan turut mencakup Indonesian Modest Fashion Trend Forecasting 2027/2028, masterclass, workshop, serta Industry Forum & Summit untuk meningkatkan standar produk dan kesiapan manufaktur dalam skala lebih besar.

BI telah mengembangkan sektor modest fashion sejak 2018 melalui program Industri Kreatif Syariah (IKRA), yang mencakup penguatan kapasitas pelaku usaha, kualitas dan inovasi produk, pengembangan ekosistem, serta perluasan akses pasar.

IN2MOTIONFEST X JMFW dijadwalkan berlangsung pada 14–18 Oktober 2026 di Hall A dan Cendrawasih, Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta, sebagai bagian dari Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF).

Penulis :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026