
Pantau - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait memastikan persiapan pelaksanaan program gentengisasi di Plered, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, dengan melibatkan perajin lokal untuk memenuhi kebutuhan material program perumahan.
Program tersebut diarahkan tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan genteng, tetapi juga memberdayakan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui peningkatan kapasitas produksi, kualitas, dan standardisasi produk.
“Yang kita mau adalah memberdayakan UMKM, tapi kualitasnya di-upgrade dulu, ditingkatkan. Jadi ada multiplier effect-nya. UMKM-nya jalan, kualitasnya juga semakin baik,” ujar Maruarar dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (1/10/2026).
Maruarar menekankan pemberdayaan perajin lokal harus diikuti peningkatan kapasitas dan kualitas produksi agar kebutuhan program perumahan turut memberikan manfaat ekonomi bagi UMKM.
Plered Siapkan 500 Ribu Genteng
Kementerian PKP telah memulai langkah awal program gentengisasi di Purwakarta dan Majalengka sekitar enam bulan lalu.
Pemerintah kemudian menemukan perlunya peningkatan kualitas dan standardisasi produk setelah melakukan persiapan dan evaluasi terhadap hasil produksi perajin UMKM.
Sebagian perajin pada awalnya belum memiliki sertifikasi Standar Nasional Indonesia (SNI).
Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama Pemerintah Kabupaten Purwakarta dan Pemerintah Kabupaten Majalengka kemudian melakukan pembinaan serta pendampingan agar perajin dapat memenuhi persyaratan kualitas yang ditetapkan.
Sebanyak 14 perajin di Plered terlibat dalam tahap awal penyediaan 500 ribu genteng yang dijadwalkan dikirim menggunakan 125 truk pada 2 Oktober 2026.
Dari 14 perajin tersebut, empat telah memiliki sertifikasi SNI, sedangkan 10 perajin lainnya telah dinyatakan lolos uji keandalan.
Majalengka Siapkan 2,4 Juta Genteng
Penguatan sentra produksi genteng juga dilakukan pemerintah di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.
Pemerintah menyiapkan pengiriman 2,4 juta genteng menggunakan 600 truk pada 8 November 2026.
Pengadaan tersebut melibatkan 45 perajin dengan 34 di antaranya telah memiliki SNI dan 11 lainnya telah lolos uji keandalan.
Kementerian PKP terus mendorong pemenuhan kebutuhan genteng program perumahan dari sentra produksi daerah sekaligus memperluas kesempatan UMKM perajin untuk meningkatkan kualitas, kapasitas produksi, dan akses pasar.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf




