HOME  ⁄  Nasional

BP Tapera Memperkuat Sinergi dengan Kemenhut untuk Memperluas Akses KPR Subsidi FLPP

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

BP Tapera Memperkuat Sinergi dengan Kemenhut untuk Memperluas Akses KPR Subsidi FLPP
Foto: (Sumber :BP Tapera melakukan audiensi bersama Kementerian Kehutanan dalam rangka memperkuat sinergi serta mensosialisasikan program Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Subsidi Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) yang ditujukan bagi pegawai Kementerian Kehutanan yang belum memiliki rumah. (ANTARA/HO-BP Tapera).)

Pantau - Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) memperkuat sinergi dengan Kementerian Kehutanan (Kemenhut) untuk memperluas akses Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Subsidi Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) bagi pegawai yang belum memiliki rumah.

Deputi Komisioner Bidang Pemanfaatan Dana BP Tapera Sid Herdi Kusuma mengatakan program KPR Subsidi FLPP menjadi salah satu upaya membantu masyarakat memperoleh rumah pertama melalui pembiayaan yang lebih terjangkau.

“Program KPR Subsidi FLPP hadir sebagai solusi bagi masyarakat yang ingin memiliki rumah pertama dengan pembiayaan yang terjangkau. Melalui program ini, masyarakat dapat memperoleh kemudahan berupa angsuran yang ringan, uang muka terjangkau, serta rumah yang layak huni,” ujar Sid dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (30/9).

Sid mengatakan KPR Sejahtera FLPP dirancang untuk menjawab sejumlah tantangan kepemilikan rumah, mulai kenaikan harga rumah, suku bunga, uang muka, hingga biaya administrasi.

Program tersebut menawarkan sejumlah kemudahan berupa bunga tetap sepanjang tenor, cicilan tetap hingga lunas, serta tenor pembiayaan hingga 40 tahun sesuai ketentuan yang berlaku.

Pegawai Kemenhut Diperkenalkan KPR FLPP

BP Tapera melakukan audiensi dengan Kementerian Kehutanan untuk memperkuat sinergi sekaligus menyosialisasikan program KPR Subsidi FLPP kepada pegawai yang belum memiliki rumah.

Program tersebut dapat menjadi alternatif pembiayaan bagi pegawai Kementerian Kehutanan, termasuk pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) penuh waktu maupun paruh waktu yang memenuhi ketentuan sebagai penerima manfaat.

“Kami ingin membuka akses informasi seluas-luasnya agar pegawai Kementerian Kehutanan yang belum memiliki rumah dapat mengetahui manfaat program KPR FLPP dan kesempatan untuk memiliki rumah pertama melalui skema pembiayaan subsidi,” kata Sid.

KPR Subsidi FLPP diperuntukkan bagi masyarakat yang memenuhi persyaratan, antara lain belum memiliki rumah, belum pernah menerima subsidi perumahan pemerintah, dan memiliki penghasilan sesuai ketentuan.

Kemenhut Sambut Sinergi Pembiayaan Perumahan

Sekretaris Jenderal Kementerian Kehutanan Mahfudz menyambut langkah BP Tapera dalam menyampaikan informasi mengenai program KPR Subsidi FLPP sebagai upaya memperluas akses pembiayaan perumahan.

“Program KPR Subsidi FLPP menjadi salah satu peluang bagi pegawai yang belum memiliki rumah untuk mendapatkan informasi mengenai akses pembiayaan perumahan. Sinergi dan koordinasi diperlukan agar informasi program ini dapat tersampaikan kepada pegawai yang membutuhkan,” ujar Mahfudz.

BP Tapera dan Kementerian Kehutanan mendorong penguatan koordinasi agar informasi mengenai program tersebut dapat menjangkau lebih banyak pegawai yang memenuhi kriteria.

Per 29 September 2026, BP Tapera mencatat realisasi penyaluran FLPP mencapai 161.746 unit dengan nilai pembiayaan sebesar Rp20,13 triliun.

Penulis :
Aditya Yohan
FLOII 2026