HOME  ⁄  Ekonomi

Galeri Investasi BEI di NTT Bertambah Jadi 23, Jumlah Investor Tembus 241 Ribu

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Galeri Investasi BEI di NTT Bertambah Jadi 23, Jumlah Investor Tembus 241 Ribu
Foto: (Sumber :Ilustrasi: Kegiatan edukasi investasi oleh Galeri Investasi Bursa Efek Indonesia Universitas Nusa Cendana (GIBEI Undana) di arena CFD El Tari, Kupang. ANTARA/Yoseph Boli Bataona.)

Pantau - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat jumlah Galeri Investasi di Nusa Tenggara Timur (NTT) bertambah menjadi 23 galeri hingga 2026 seiring penguatan edukasi dan literasi pasar modal kepada masyarakat.

Kepala BEI Perwakilan NTT Adevi Sabath Sofani mengatakan jumlah tersebut terdiri atas 15 Galeri Investasi di perguruan tinggi dan delapan Galeri Investasi edukasi.

“Ini adalah bentuk komitmen kami untuk menghargai setiap kerja keras teman-teman yang ada di galeri investasi NTT dalam hal mengembangkan pasar modal, khususnya edukasi,” katanya.

Galeri Investasi BEI menjadi sarana bagi sivitas akademika dan masyarakat untuk mendapatkan edukasi serta informasi mengenai pasar modal.

Empat Galeri Investasi Bertambah di Flores

Adevi mengatakan terdapat penambahan empat Galeri Investasi edukasi di Pulau Flores sepanjang 2026.

Penambahan tersebut membuat total Galeri Investasi yang beroperasi di NTT mencapai 23 galeri.

Keberadaan Galeri Investasi diharapkan memperluas akses masyarakat terhadap informasi dan edukasi mengenai investasi di pasar modal.

Perkembangan jumlah Galeri Investasi tersebut juga berjalan seiring dengan pertumbuhan investor pasar modal di NTT.

Investor Pasar Modal NTT Capai 241.143

BEI mencatat jumlah investor pasar modal di NTT mencapai 241.143 investor hingga Juni 2026.

“Jadi jumlah investor pasar modal di NTT per Juni 2026 adalah 241.143,” katanya.

Jumlah investor pasar modal di NTT dalam lima tahun terakhir meningkat dari 35.761 menjadi 241.143 Single Investor Identification (SID).

Pertumbuhan tersebut menunjukkan jumlah investor di NTT bertambah sekitar 6,7 kali lipat dalam kurun lima tahun.

Penulis :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026