HOME  ⁄  Ekonomi

Karantina Bangka Belitung Menggelar Bazar UMKM Go Ekspor untuk Dorong Produk Lokal Tembus Pasar Global

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

Karantina Bangka Belitung Menggelar Bazar UMKM Go Ekspor untuk Dorong Produk Lokal Tembus Pasar Global
Foto: Produk kerajinan lidi nipah yang dipamerkan di Bazar UMKM go Ekspor yang digelar Karantina Babel di Pelabuhan Pangkalbalam, Jumat 2/10/2026 (sumber: ANTARA/Aprionis)

Pantau - Balai Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan (Karantina) Kepulauan Bangka Belitung menggelar Bazar UMKM Go Ekspor di Pangkalpinang untuk membantu pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mempromosikan serta memasarkan produknya ke pasar global.

Kepala Karantina Kepulauan Bangka Belitung Herwintarti mengatakan pihaknya terus mendorong UMKM meningkatkan daya saing agar mampu mengekspor produknya ke pasar internasional.

“Kita terus mendorong pelaku UMKM untuk bisa go ekspor produknya ke pasar internasional,” kata Herwintarti.

Bazar UMKM Go Ekspor menjadi bagian dari rangkaian program Road To Badan Karantina Indonesia (Barantin) Day dalam rangka memperingati Hari Karantina Indonesia ke-149.

Melalui kegiatan tersebut, Karantina Kepulauan Bangka Belitung mendorong pelaku UMKM naik kelas sekaligus meningkatkan kesiapan produk untuk memasuki pasar internasional.

Daun Ketapang hingga Lada Putih Berpeluang Diekspor

Karantina Kepulauan Bangka Belitung menyatakan siap mengawal proses hilirisasi berbagai produk UMKM unggulan daerah yang memiliki peluang untuk dikembangkan menuju pasar ekspor.

Produk tersebut antara lain daun ketapang, lada putih, produk perikanan, serta kerajinan lidi nipah.

“Kita siap mengawal hilirisasi produk UMKM seperti daun ketapang, lada putih, produk perikanan, kerajinan lidi nipah dan lainnya untuk bisa menjadi peluang go ekspor,” ungkap Herwintarti.

Momentum Hari Karantina Indonesia ke-149 turut dimanfaatkan untuk mendorong lebih banyak produk unggulan daerah menembus pasar internasional.

Peningkatan ekspor produk unggulan tersebut diharapkan dapat berkontribusi terhadap pendapatan daerah sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi Kepulauan Bangka Belitung.

Penyelenggaraan bazar juga diharapkan meningkatkan motivasi para pelaku UMKM untuk terus mengembangkan usahanya.

“Dengan adanya kegiatan ini diharapkan masyarakat khususnya pelaku UMKM untuk lebih termotivasi dan bersemangat mengembangkan usahanya,” kata Herwintarti.

Karantina Perkuat Sinergi Kawal Hilirisasi Produk

Bazar UMKM Go Ekspor juga menjadi bentuk sinergi Karantina Kepulauan Bangka Belitung dengan berbagai pemangku kepentingan, organisasi perangkat daerah (OPD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, serta mitra lainnya.

Kolaborasi tersebut turut ditujukan untuk memperkenalkan tugas dan peran karantina kepada masyarakat.

Karantina bersama para pemangku kepentingan berupaya mengawal hilirisasi komoditas wajib karantina yang mencakup ikan, hewan, dan tumbuhan.

Produk tersebut didorong melalui proses pengolahan dan pengemasan yang baik agar semakin siap memasuki pasar ekspor.

“Kegiatan ini sebagai bentuk kolaborasi dan sinergi Karantina dengan seluruh stakeholder dalam mengawal hilirisasi komoditas wajib karantina baik ikan, hewan dan tumbuhan melalui proses dan kemasan yang baik untuk bisa mengekspor produk unggulan daerah ini,” kata Herwintarti.

Penulis :
Shila Glorya
FLOII 2026