
Pantau - Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf)/Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) mengajak komunitas dan brand lokal kreatif di Jakarta berpartisipasi dalam rangkaian World Conference on Creative Economy (WCCE) 2026 untuk memperkenalkan produk Indonesia kepada pasar global.
Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar mengatakan Kemenekraf membuka kesempatan bagi brand lokal untuk memperkenalkan produknya melalui paket penyambutan bagi delegasi internasional WCCE 2026.
"Pelaku usaha yang berminat dapat menawarkan produk dengan identitas WCCE serta menyertakan informasi yang memudahkan peserta konferensi mengenali dan menghubungi pemilik usaha," kata Irene.
Produk yang ingin dilibatkan dalam penyelenggaraan WCCE 2026 diminta memasukkan identitas WCCE ke dalam desain serta dilengkapi cerita atau informasi mengenai produk.
Pelaku usaha juga perlu mencantumkan nama dan kontak agar delegasi internasional yang tertarik dapat dengan mudah menghubungi pemilik usaha.
Skema tersebut diharapkan membuka peluang kolaborasi dengan berbagai pihak dari luar negeri sekaligus memperluas pasar produk kreatif Indonesia ke mancanegara.
Creative Village Hadir di SCBD Jakarta
Irene mengatakan rangkaian WCCE 2026 akan diramaikan dengan Creative Village yang berlangsung pada 21-25 Oktober 2026 di kawasan SCBD, Jakarta dan sekitarnya.
Creative Village akan menampilkan berbagai subsektor ekonomi kreatif Indonesia, mulai dari musik, desain, arsitektur, produk gaya hidup, gim, film, animasi, hingga konten digital.
Sejumlah aktivasi di ruang publik juga disiapkan untuk memberikan pengalaman kreatif kepada masyarakat.
"Kami ingin teman-teman yang selama ini telah bekerja bersama kami mengetahui lebih awal berbagai agenda yang sedang dipersiapkan. Kalau ada yang ingin berkolaborasi, mari kita lakukan bersama. Silakan berkoordinasi dengan tim kami agar bisa langsung membicarakan hal-hal teknis mengenai keterlibatannya," ujar Wamen Ekraf.
Selain memperkenalkan produk, pelaku ekonomi kreatif dapat memanfaatkan WCCE 2026 untuk meluncurkan karya, mengumumkan kolaborasi, dan menyelenggarakan kegiatan komunitas.
Kemenekraf juga menggandeng SCBD Weekland untuk menghadirkan aktivitas kreatif yang mempertemukan secara langsung pelaku usaha dengan pengunjung.
WCCE 2026 Buka Peluang Jejaring Bisnis Internasional
Forum ekonomi kreatif internasional WCCE 2026 dijadwalkan berlangsung pada 21-23 Oktober 2026 dengan menghadirkan pertemuan tingkat menteri dan diskusi bersama sejumlah tokoh industri kreatif.
Rangkaian konferensi juga mencakup kegiatan jejaring bisnis yang mempertemukan pelaku usaha dengan mitra potensial dari berbagai negara.
Fasilitas business matching turut disediakan untuk mendukung komunikasi dan penjajakan kerja sama antarpelaku industri.
Senior Vice President UniPin Debora Imanuella menyambut baik penyelenggaraan WCCE 2026, terutama sesi yang mempertemukan komunitas dengan pembicara dan pelaku industri.
"Yang paling saya nantikan adalah sesi pembicara, komunitas, dan networking. Acara seperti ini menjadi kesempatan untuk bertemu langsung dengan orang-orang yang sebelumnya hanya kita lihat di media sosial atau baca di berita. Kita juga bisa mengeksplorasi peluang bersama brand, pemerintah, dan pelaku industri," ujar Debora.
WCCE Digelar Jelang Hari Ekonomi Kreatif Nasional
Penyelenggaraan WCCE 2026 berlangsung berdekatan dengan peringatan Hari Ekonomi Kreatif Nasional pada 24 Oktober yang turut disemarakkan melalui gerakan Oktober Kreasi.
Melalui momentum WCCE 2026 dan Oktober Kreasi, Kemenekraf mendorong penyebarluasan berbagai agenda kreatif dari sejumlah daerah di Indonesia.
Rangkaian tersebut juga diarahkan untuk memberikan kesempatan lebih luas kepada pelaku ekonomi kreatif Indonesia dalam memperkenalkan karya, membangun jejaring, menjajaki kolaborasi, bertemu mitra potensial, serta membuka akses produk lokal menuju pasar internasional.
- Penulis :
- Shila Glorya




