HOME  ⁄  Ekonomi

OJK Catat Penghimpunan Dana Pasar Modal Tembus Rp186,03 Triliun, Target 2026 Capai Rp250 Triliun

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

OJK Catat Penghimpunan Dana Pasar Modal Tembus Rp186,03 Triliun, Target 2026 Capai Rp250 Triliun
Foto: Tangkapan layar - Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Hasan Fawzi dalam konferensi pers Rapat Dewan Komisioner Bulanan (RDKB) OJK September 2026 di Jakarta, Senin 05/10/2026 (sumber: ANTARA/Muhammad Heriyanto)

Pantau - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat penghimpunan dana oleh korporasi domestik melalui pasar modal Indonesia mencapai Rp186,03 triliun hingga September 2026 di tengah dinamika pasar keuangan global.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi mengatakan aktivitas penghimpunan dana melalui pasar modal tetap terjaga dan kuat.

"Penghimpunan dana oleh korporasi domestik di pasar modal domestik juga tetap terjaga dan kuat dengan nilai penawaran umum secara year-to-date telah mencapai angka Rp186,03 triliun," ujar Hasan.

Pernyataan tersebut disampaikan Hasan dalam konferensi pers Rapat Dewan Komisioner Bulanan (RDKB) OJK September 2026 di Jakarta, Senin.

Selain realisasi penghimpunan dana Rp186,03 triliun, masih terdapat 29 rencana penawaran umum dalam pipeline atau antrean dengan total nilai indikatif Rp26,47 triliun.

OJK Targetkan Penghimpunan Dana Rp250 Triliun

OJK menargetkan penghimpunan dana melalui pasar modal Indonesia dapat mencapai Rp250 triliun sepanjang 2026.

Hasan mengatakan pencapaian target tersebut masih akan dipengaruhi sejumlah faktor hingga akhir tahun, termasuk dinamika pasar dan minat investor.

Keputusan emiten dalam menentukan momentum penerbitan serta mempertimbangkan biaya pendanaan juga akan memengaruhi realisasi penghimpunan dana.

"OJK akan terus mencermati perkembangan tersebut dan akan terus mendorong pemanfaatan pasar modal sebagai sumber pembiayaan dengan tetap mengedepankan kualitas keterbukaan informasi dan pelindungan kepada investor," ujar Hasan.

Selain melalui penawaran umum, penghimpunan dana melalui Securities Crowd Funding (SCF) terus mengalami pertumbuhan dengan total dana secara agregat mencapai Rp2,06 triliun hingga September 2026.

Investor Pasar Modal Capai 32,17 Juta

Jumlah investor pasar modal Indonesia terus bertumbuh sejalan dengan penguatan ekosistem digital dalam industri pasar modal.

Jumlah investor tercatat bertambah sebanyak 1,03 juta atau tumbuh 57,96 persen secara year to date (ytd), sehingga mencapai 32,17 juta investor pada September 2026.

Hasan mengatakan perkembangan penghimpunan dana tersebut berlangsung di tengah tekanan yang terjadi pada pasar saham domestik.

Pada September 2026, investor asing mencatatkan net sale atau penjualan bersih di pasar saham sebesar Rp10,24 triliun.

Kondisi tersebut berbalik dibandingkan Agustus 2026 ketika investor asing masih membukukan net buy atau pembelian bersih sebesar Rp1,19 triliun.

Meski menghadapi tekanan, OJK menilai ketahanan dan kualitas pasar modal domestik masih terjaga di tengah meningkatnya volatilitas pasar keuangan global.

Peningkatan volatilitas tersebut antara lain dipengaruhi eskalasi tensi geopolitik dan kenaikan suku bunga global.

Penulis :
Shila Glorya
FLOII 2026