HOME  ⁄  Ekonomi

Airlangga Berharap I-EU CEPA Diajukan untuk Ratifikasi Uni Eropa pada Oktober 2026

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Airlangga Berharap I-EU CEPA Diajukan untuk Ratifikasi Uni Eropa pada Oktober 2026
Foto: (Sumber :Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam wawancara cegat di Jakarta, Selasa (6/10/2026). ANTARA/Arnidhya Nur Zhafira/pri.)

Pantau - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto berharap Persetujuan Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Uni Eropa (Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement atau I-EU CEPA) dapat diajukan untuk ratifikasi di Uni Eropa pada Oktober 2026 setelah penyusunan draf legal berbahasa Inggris selesai.

Airlangga mengatakan penyusunan draf legal perjanjian tersebut kini telah memasuki tahap finalisasi.

“Terkait I-EU CEPA, kita sedang menunggu selesainya legal drafting dalam Bahasa Inggris. Jadi kalau ini selesai, harapannya di bulan Oktober itu sudah bisa untuk diajukan ratifikasi di EU (Uni Eropa),” kata Airlangga di Jakarta, Selasa (6/10/2026).

Pemerintah sebelumnya menargetkan I-EU CEPA dapat ditandatangani pada 2026 sehingga implementasinya bisa dimulai pada awal 2027.

I-EU CEPA Diharapkan Perluas Akses Pasar

Airlangga menilai I-EU CEPA menjadi salah satu instrumen penting untuk membuka peluang pasar bagi komoditas dan produk unggulan Indonesia di kawasan Uni Eropa.

Perjanjian tersebut juga diharapkan meningkatkan perdagangan sekaligus memperkuat keterlibatan pelaku usaha Indonesia dan Uni Eropa.

“CEPA menciptakan akses pasar, serta perdagangan, dan keterlibatan bisnis yang lebih kuat antara Indonesia dan Uni Eropa,” ujar dia.

Produk Indonesia Berpeluang Dapat Tarif Nol Persen

Menteri Perdagangan Budi Santoso sebelumnya menyatakan optimistis I-EU CEPA dapat ditandatangani pada akhir Oktober 2026 sesuai target pemerintah agar perjanjian mulai berlaku pada awal 2027.

Pemerintah terus mempersiapkan penyelesaian perjanjian melalui koordinasi dengan Uni Eropa dan negara-negara anggotanya.

Budi mengatakan implementasi I-EU CEPA nantinya akan membuat banyak produk ekspor Indonesia berpeluang memasuki pasar Eropa dengan tarif nol persen.

Proses negosiasi I-EU CEPA telah berlangsung selama sekitar 10 tahun dan kini telah selesai sehingga pemerintah menilai pencapaian tersebut penting bagi pelaku ekspor Indonesia.

Penulis :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026