HOME  ⁄  Ekonomi

Gubernur Sulsel Kawal Proyek Irigasi Rp500 Miliar untuk Dorong Petani Tanam Tiga Kali Setahun

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

Gubernur Sulsel Kawal Proyek Irigasi Rp500 Miliar untuk Dorong Petani Tanam Tiga Kali Setahun
Foto: Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman melakukan peletakan batu pertama perbaikan jaringan irigasi di salah satu daerah di Sulsel (sumber: Humas Pemprov Sulsel)

Pantau - Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman memastikan terus mengawal pelaksanaan Multi Years Project (MYP) rehabilitasi jaringan irigasi senilai Rp500 miliar untuk meningkatkan produksi pertanian dan mendorong petani melakukan penanaman hingga tiga kali dalam setahun.

Program tersebut ditargetkan meningkatkan Indeks Pertanaman (IP) petani dari sebelumnya IP 100 atau satu kali tanam menjadi IP 300 atau tiga kali tanam per tahun.

"Kita terus kawal pengerjaannya. Infrastruktur irigasi ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi bagaimana air bisa sampai ke lahan-lahan pertanian dan mempercepat akselerasi produksi yang tadinya IP 100 menjadi IP 300," kata Andi Sudirman.

Menurut Andi Sudirman, pembangunan infrastruktur irigasi tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik jaringan, tetapi juga memastikan pasokan air dapat menjangkau lahan pertanian.

Proyek Irigasi Layani 54 Ribu Hektare Sawah

Program MYP pembangunan dan rehabilitasi irigasi tersebut terbagi menjadi empat paket pekerjaan dengan total nilai kontrak mencapai Rp500 miliar.

Program rehabilitasi Daerah Irigasi (DI) tersebut secara keseluruhan melayani sekitar 54.000 hektare sawah di Sulawesi Selatan.

Pemulihan jaringan irigasi merupakan bagian dari program Multi Years Project Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan periode 2025-2027.

Andi Sudirman mengatakan progres rehabilitasi terus berjalan dan pemerintah ingin memastikan jaringan yang menjadi penopang lahan pertanian dapat berfungsi dengan baik.

"Alhamdulillah, progres rehabilitasi irigasi terus berjalan. Kita ingin memastikan jaringan irigasi yang menjadi penopang lahan pertanian dapat berfungsi dengan baik, sehingga manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh petani," ungkap Andi Sudirman.

Optimalisasi jaringan tersebut diharapkan dapat memperkuat ketersediaan air bagi lahan pertanian sekaligus meningkatkan intensitas penanaman petani.

Paket 4 Senilai Rp120 Miliar Garap Lima Kabupaten

Salah satu pekerjaan yang terus menunjukkan progres pemulihan jaringan irigasi adalah Paket 4 dengan nilai anggaran sekitar Rp120 miliar.

Paket tersebut mencakup rehabilitasi daerah irigasi yang tersebar di Kabupaten Enrekang, Toraja Utara, Luwu, Luwu Utara, dan Luwu Timur.

Sebanyak delapan Daerah Irigasi masuk dalam Paket 4 sebagai bagian dari upaya memperkuat layanan irigasi di wilayah utara Sulawesi Selatan.

Salah satunya adalah Daerah Irigasi Kuri-Kuri Kasambi di Kabupaten Luwu Utara yang melayani areal pertanian sekitar 887 hektare.

Daerah Irigasi Lengkong Pini di Kabupaten Luwu juga masuk dalam paket tersebut dengan luas layanan sekitar 728 hektare.

Melalui rehabilitasi jaringan tersebut, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menargetkan fungsi irigasi semakin optimal dalam menjamin ketersediaan air bagi lahan pertanian dan mendukung peningkatan produksi petani.

Penulis :
Leon Weldrick
FLOII 2026