
Pantau - Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menegaskan bahwa keselamatan transportasi merupakan harga mati yang tidak boleh dikompromikan dan harus menjadi budaya bagi seluruh pelaku transportasi nasional, baik di sektor darat, laut, maupun udara.
Pernyataan tersebut disampaikan Dudy dalam perbincangan bersama awak media di Jakarta, Jumat (9/10/2026), sebagai penegasan komitmen pemerintah untuk meningkatkan perlindungan terhadap masyarakat pengguna jasa transportasi.
Menurutnya, keselamatan tidak boleh hanya menjadi slogan atau kewajiban administratif, tetapi harus diterapkan secara konsisten dalam setiap kegiatan operasional transportasi.
"Bagaimana kita menjadikan keselamatan ini bukan sekedar jargon, bukan sekedar sesuatu yang di atas kertas, bukan sekedar administrasi tapi ini sudah menjadi sebuah budaya," kata Dudy.
Ia menekankan bahwa seluruh pemangku kepentingan memiliki tanggung jawab untuk memastikan standar keselamatan dijalankan tanpa mengabaikan risiko yang dapat membahayakan penumpang maupun petugas.
Menhub Minta Keselamatan Menjadi Budaya Seluruh Insan Transportasi
Dudy menyatakan keselamatan merupakan bagian dari harga diri insan transportasi sehingga penerapannya tidak boleh dikurangi demi kepentingan apa pun.
Menurutnya, pembentukan budaya keselamatan membutuhkan komitmen bersama antara pemerintah sebagai regulator, perusahaan transportasi sebagai operator, serta pekerja yang menjalankan pelayanan.
Seluruh pihak diminta memahami bahwa keselamatan bukan sekadar pemenuhan dokumen atau prosedur formal, melainkan tanggung jawab yang harus diwujudkan dalam pekerjaan sehari-hari.
Dudy menilai penerapan standar keselamatan secara konsisten menjadi salah satu langkah penting untuk mencegah terjadinya kecelakaan transportasi.
Ia juga mengingatkan bahwa risiko sekecil apa pun harus diperhatikan karena kelengahan dapat menimbulkan dampak serius bagi pengguna jasa.
Karena itu, setiap prosedur operasional harus dijalankan dengan mengutamakan perlindungan terhadap keselamatan manusia.
Kampanye Keselamatan Transportasi Akan Terus Dilakukan
Kementerian Perhubungan memastikan kampanye keselamatan akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan pada seluruh moda transportasi nasional.
Dudy mengatakan pengulangan pesan keselamatan diperlukan untuk menjaga kesadaran para pemangku kepentingan terhadap pentingnya penerapan standar operasional.
Menurutnya, kampanye yang dilakukan secara terus-menerus merupakan bagian dari upaya membangun kebiasaan dalam menjalankan pelayanan transportasi yang aman.
Pemerintah juga menekankan pentingnya pengawasan dan evaluasi untuk memastikan setiap operator melaksanakan kewajibannya sesuai standar keselamatan.
Dudy mengakui bahwa penyampaian pesan keselamatan secara berulang mungkin dianggap membosankan oleh sebagian pihak.
"Jadi sekali lagi mungkin dari para operator ini akan terkesan membosankan, namun ini menjadi kewajiban bagi kami untuk selalu dan senantiasa mengingatkan kepada seluruhnya berkaitan dengan keselamatan," kata Menhub.
Ia menegaskan bahwa pengingat tersebut tetap diperlukan agar seluruh pelaku transportasi tidak mengabaikan kewaspadaan dalam menjalankan tugas.
Menhub Ingatkan Satu Nyawa Tidak Boleh Dikorbankan
Dudy menekankan bahwa keselamatan masyarakat harus menjadi pertimbangan utama dalam setiap keputusan penyelenggaraan transportasi.
Menurutnya, kelalaian terhadap standar keselamatan dapat menimbulkan risiko yang tidak hanya membahayakan pengguna jasa, tetapi juga para petugas transportasi.
Ia mengingatkan bahwa setiap nyawa memiliki nilai yang tidak dapat digantikan sehingga pencegahan risiko harus dilakukan secara menyeluruh.
"Satu nyawa itu terlalu banyak untuk kita korbankan apabila kita tidak memperhatikan atau tidak memperdulikan masalah keselamatan," tegasnya.
Dudy meminta seluruh pihak menjaga kewaspadaan dan tidak mengabaikan potensi bahaya dalam setiap aktivitas operasional.
Ia juga menilai keterlibatan masyarakat sebagai pengguna jasa diperlukan untuk mendukung penerapan budaya keselamatan transportasi.
Kemenhub Dorong Transportasi Nasional yang Aman dan Andal
Kementerian Perhubungan berkomitmen memperkuat budaya keselamatan melalui kampanye, pengawasan, serta evaluasi berkelanjutan terhadap penyelenggaraan transportasi nasional.
Upaya tersebut mencakup seluruh moda angkutan agar standar perlindungan terhadap masyarakat dapat diterapkan secara konsisten.
Dudy menegaskan bahwa pemerintah, operator, pekerja, dan pengguna jasa perlu memiliki kesadaran yang sama mengenai pentingnya keselamatan.
Menurutnya, keberhasilan membangun budaya keselamatan bergantung pada kedisiplinan seluruh pihak dalam menjalankan prosedur dan mencegah risiko.
Kementerian Perhubungan akan terus mengingatkan para penyelenggara transportasi agar menempatkan keselamatan sebagai prioritas utama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Dengan penerapan standar keselamatan yang konsisten, pemerintah berharap sistem transportasi nasional dapat semakin aman, andal, dan dipercaya masyarakat.
- Penulis :
- Aditya Yohan




