
Pantau - Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman mengungkapkan bahwa sebanyak 70 persen produk yang dipasarkan di gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Sorowako, Kabupaten Luwu Timur, merupakan produk lokal yang diharapkan mampu memperluas pasar UMKM dan menggerakkan perekonomian desa.
Pernyataan tersebut disampaikan Andi Sudirman saat mendampingi Menteri Koperasi Ferry Juliantono meninjau operasional Koperasi Desa Merah Putih di Sorowako, Sulawesi Selatan.
Dalam keterangannya di Makassar, Minggu (11/10/2026), Andi Sudirman mengatakan koperasi tersebut mulai menunjukkan aktivitas perdagangan, termasuk penyaluran sejumlah kebutuhan pokok dan barang bersubsidi.
“Alhamdulillah, kita melihat sudah ada transaksi, barang-barang bersubsidi mulai masuk, dan produk lokal juga telah mengisi gerai koperasi ini,” ujarnya.
Kopdes Sorowako Pasarkan Produk UMKM dan Kebutuhan Pokok
Gubernur Sulsel bersama Menteri Koperasi meninjau langsung berbagai produk yang tersedia di gerai KDKMP Sorowako.
Koperasi tersebut menyediakan sejumlah kebutuhan masyarakat, antara lain LPG 3 kilogram, pupuk, beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), serta minyak goreng.
Selain kebutuhan pokok, gerai koperasi juga memasarkan berbagai produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal.
Andi Sudirman menilai keberadaan produk lokal di koperasi menjadi peluang untuk memperluas akses pemasaran bagi pelaku usaha di tingkat desa.
Menurutnya, penguatan pemasaran produk UMKM melalui koperasi diharapkan dapat meningkatkan aktivitas perdagangan dan perputaran ekonomi masyarakat setempat.
Pemprov Sulsel Dukung Penguatan Tata Kelola Kopdes Merah Putih
Andi Sudirman menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat atas upaya mengembangkan operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih secara bertahap.
“Tentu kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto melalui Bapak Menteri Koperasi atas upaya mendorong Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih agar berjalan secara bertahap,” ujarnya.
Ia juga berharap penerbitan Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2026 dapat memperkuat pengelolaan koperasi desa.
“Kami berharap, setelah terbitnya Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2026, tata kelola Koperasi Desa semakin kuat. Barang-barang bersubsidi yang merupakan program pemerintah dapat disalurkan melalui koperasi sehingga masyarakat bisa terlibat dan memperoleh manfaatnya,” sambungnya.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan berharap koperasi desa dapat menjadi salah satu saluran distribusi barang bersubsidi sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Menteri Koperasi Dorong Pengembangan Usaha Pascapanen
Menteri Koperasi Ferry Juliantono menilai KDKMP Sorowako merupakan salah satu gerai yang telah beroperasi sesuai spesifikasi.
Menurutnya, kondisi tersebut dapat menjadi modal awal untuk mengembangkan kegiatan usaha koperasi secara berkelanjutan.
Ferry juga mendorong agar setiap Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dilengkapi peralatan dan mesin yang dapat mendukung pengolahan hasil pertanian setelah panen.
Beberapa komoditas unggulan yang disebut berpotensi dikembangkan melalui fasilitas tersebut antara lain lada, vanili, dan produk pertanian lainnya.
Pengadaan sarana pengolahan diharapkan dapat membantu koperasi memperluas kegiatan usaha sesuai potensi komoditas masyarakat setempat.
“Sekali lagi kami minta doa dan dukungannya karena proses operasionalisasi ini adalah proses yang sangat penting sehingga nanti bisa memberikan keuntungan bagi Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih dan manfaat untuk masyarakat,” pungkasnya.
Pemerintah pusat dan daerah berharap penguatan operasional koperasi dapat memperluas pemasaran produk lokal, mendukung distribusi kebutuhan masyarakat, serta meningkatkan manfaat ekonomi bagi desa.
- Penulis :
- Gerry Eka




