
Pantau - Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) bersama Danantara menyiapkan anggaran sebesar Rp581 miliar untuk mentransformasi Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) menjadi rumah sakit unggulan nasional dengan peningkatan kualitas pelayanan medis, fasilitas, dan tenaga kesehatan.
Program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat layanan kesehatan melalui Indonesia Healthcare Corporation (IHC) yang mengelola jaringan rumah sakit BUMN.
Kepala BP BUMN sekaligus Direktur Operasional atau Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, mengatakan transformasi RSPP ditargetkan menjadi proyek percontohan bagi pengembangan rumah sakit lainnya.
Transformasi tersebut juga merupakan tindak lanjut arahan Presiden Republik Indonesia agar RSPP dikembangkan menjadi Indonesia Hospital yang mampu menjadi kebanggaan nasional.
"Ini jadi Indonesia Hospital. Jadi, jangan tanggung-tanggung. Maunya memang ini flagship-nya kita, kayak orang kalau ke Indonesia itu rumah sakit terbaik. Itu harusnya rumah sakit kita," ujar Dony dalam keterangannya yang dikonfirmasi di Jakarta, Kamis (15/10/2026).
Danantara Siapkan Rp581 Miliar untuk Tingkatkan Kualitas RSPP
Anggaran sebesar Rp581 miliar disiapkan BP BUMN dan Danantara untuk mendukung perubahan menyeluruh di Rumah Sakit Pusat Pertamina.
Rencana tersebut menjadi salah satu pembahasan utama dalam pertemuan Dony Oskaria bersama jajaran direksi Indonesia Healthcare Corporation di Wisma Danantara.
Dalam pertemuan tersebut, Dony menegaskan bahwa transformasi RSPP tidak boleh dilakukan secara terbatas, melainkan harus mencakup seluruh aspek pelayanan rumah sakit.
Peningkatan kualitas pelayanan medis menjadi salah satu prioritas agar RSPP mampu memberikan layanan kesehatan yang lebih baik kepada masyarakat.
Selain pelayanan medis, pembenahan juga mencakup modernisasi fasilitas rumah sakit, peningkatan kualitas tenaga profesional, serta perbaikan pengalaman pasien selama menjalani perawatan.
Dony menekankan bahwa pengembangan RSPP harus diarahkan untuk menciptakan rumah sakit yang memiliki standar pelayanan tinggi.
Melalui program tersebut, pemerintah menargetkan RSPP dapat menjadi contoh bagi pengelolaan rumah sakit BUMN lainnya.
Transformasi RSPP Jadi Tahap Awal Pembenahan 38 Rumah Sakit IHC
Pengembangan Rumah Sakit Pusat Pertamina direncanakan menjadi langkah pertama dalam program transformasi jaringan rumah sakit yang berada di bawah pengelolaan IHC.
Setelah pelaksanaan transformasi RSPP, program serupa akan dilanjutkan ke 38 rumah sakit lainnya.
Langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan secara lebih luas di lingkungan rumah sakit BUMN.
RSPP dipilih sebagai proyek percontohan agar perubahan yang diterapkan dapat menjadi acuan bagi rumah sakit lain dalam jaringan IHC.
Transformasi tersebut mencakup peningkatan fasilitas, penguatan sumber daya manusia, serta pembaruan sistem pelayanan kepada pasien.
Pemerintah melalui BP BUMN dan Danantara juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan publik dalam pengelolaan perusahaan negara.
Dengan pembenahan tersebut, jaringan rumah sakit IHC diharapkan mampu meningkatkan standar pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
IHC Targetkan Penambahan 40 Dokter Spesialis dalam Dua Tahun
Selain pembenahan fasilitas, transformasi RSPP juga akan difokuskan pada peningkatan jumlah dan kualitas tenaga medis.
Indonesia Healthcare Corporation merencanakan penambahan 40 dokter spesialis dalam dua tahun ke depan untuk memperkuat kapasitas pelayanan rumah sakit.
Penambahan tenaga medis tersebut menjadi bagian dari strategi pengembangan layanan kesehatan yang lebih lengkap.
IHC juga menargetkan penambahan 70 dokter spesialis baru pada 2030.
Rencana tersebut disiapkan untuk mendukung kebutuhan tenaga kesehatan seiring dengan pengembangan fasilitas dan peningkatan pelayanan medis.
Selain dokter spesialis, pembaruan sumber daya manusia juga akan dilakukan melalui perekrutan perawat dan tenaga kerja baru.
Dony menilai penambahan tenaga profesional diperlukan untuk mendukung perubahan budaya kerja di lingkungan rumah sakit.
"Kita perlu memulai rekrut dokter baru dan juga perawat baru dan pekerja baru. Kami memerlukan darah baru, darah muda, untuk transformasi budaya," ujar Dony.
Dony Oskaria Dorong Perubahan Budaya Kerja Rumah Sakit BUMN
Dony Oskaria menegaskan bahwa transformasi RSPP tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fasilitas fisik atau penambahan peralatan medis.
Menurutnya, perubahan budaya kerja juga menjadi bagian penting dalam mewujudkan rumah sakit dengan pelayanan berkualitas.
Perekrutan tenaga medis dan pekerja baru diharapkan dapat mendukung pembaruan sistem kerja di lingkungan rumah sakit.
Peningkatan profesionalisme tenaga kesehatan juga menjadi perhatian dalam program transformasi tersebut.
Melalui pembenahan sumber daya manusia, IHC diharapkan mampu memperkuat pelayanan kepada pasien sekaligus meningkatkan kualitas pengelolaan rumah sakit.
Transformasi RSPP menjadi Indonesia Hospital juga diarahkan untuk mewujudkan rumah sakit yang mampu menjadi kebanggaan nasional.
Program dengan dukungan anggaran Rp581 miliar tersebut akan menjadi langkah awal sebelum pembenahan diterapkan pada puluhan rumah sakit lainnya dalam jaringan IHC.
- Penulis :
- Aditya Yohan




