HOME  ⁄  Ekonomi

BBM Langka dan Antrean SPBU Mengular di Bali, Kodam IX/Udayana Kerahkan Dukungan Pengamanan Distribusi Pertamina

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

BBM Langka dan Antrean SPBU Mengular di Bali, Kodam IX/Udayana Kerahkan Dukungan Pengamanan Distribusi Pertamina
Foto: (Sumber :Personel Kodam IX/Udayana membantu petugas di salah satu SPBU di Denpasar, Bali untuk mempercepat pengisian bahan bakar minyak (BBM) kepada pengendara sepeda motor. ANTARA/HO-Penerangan Kodam Udayana..)

Pantau - Komando Daerah Militer (Kodam) IX/Udayana membantu PT Pertamina (Persero) mengamankan distribusi bahan bakar minyak (BBM) di Bali menyusul kelangkaan pasokan dan antrean panjang kendaraan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

Dukungan pengamanan tersebut dilakukan untuk menjaga ketertiban masyarakat, mengendalikan antrean kendaraan, serta mencegah potensi perselisihan selama proses pengisian BBM berlangsung.

Kepala Penerangan Kodam IX/Udayana, Kolonel Inf. Amrizal Nasution, menegaskan bahwa pihaknya siap mendukung langkah pengamanan yang diperlukan untuk memastikan distribusi BBM berjalan lancar.

“Pada prinsipnya, Kodam IX/Udayana mendukung langkah-langkah yang diperlukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama pendistribusian BBM," kata Amrizal di Denpasar, Kamis (15/10/2026).

Keterlibatan personel TNI diharapkan dapat membantu menciptakan situasi yang aman dan kondusif di tengah meningkatnya aktivitas masyarakat yang membutuhkan bahan bakar.

Pertamina Minta Bantuan TNI untuk Amankan SPBU di Bali

Dukungan Kodam IX/Udayana terhadap pengamanan distribusi BBM merupakan tindak lanjut dari pertemuan antara jajaran Pertamina dan pimpinan Kodam IX/Udayana.

Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri, bersama sejumlah staf melakukan audiensi dengan Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Piek Budyakto, di Markas Komando Daerah Militer IX/Udayana pada Rabu (14/10/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Pertamina meminta dukungan personel TNI untuk membantu menjaga keamanan distribusi BBM di sejumlah SPBU di Bali.

Permintaan bantuan itu disampaikan menyusul antrean panjang kendaraan yang terjadi akibat gangguan distribusi bahan bakar dalam beberapa hari terakhir.

Kehadiran personel Kodam IX/Udayana di lapangan diharapkan dapat membantu mengantisipasi gangguan keamanan, mengatur antrean kendaraan, serta mencegah perselisihan antara konsumen maupun dengan petugas SPBU.

Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto menyambut baik permintaan dukungan tersebut dan menyatakan kesiapan membantu menjaga kelancaran distribusi BBM.

Dukungan pengamanan itu juga diharapkan dapat memastikan pelayanan kepada masyarakat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar.

Kodam Udayana Imbau Masyarakat Tidak Memborong BBM

Di tengah antrean kendaraan yang terjadi di sejumlah SPBU, Kodam IX/Udayana mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan mengikuti aturan pelayanan pengisian bahan bakar.

Amrizal meminta masyarakat tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan yang berpotensi memperpanjang antrean dan mengganggu kelancaran distribusi.

Menurutnya, kerja sama seluruh pihak diperlukan untuk menjaga situasi tetap kondusif selama proses pemulihan pasokan berlangsung.

Personel TNI yang membantu pengamanan di lapangan juga diharapkan dapat mendukung petugas SPBU dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Pengamanan tersebut difokuskan pada upaya menjaga ketertiban dan mengantisipasi potensi konflik akibat antrean kendaraan.

Kodam IX/Udayana menegaskan pentingnya sinergi antara Pertamina, aparat keamanan, petugas SPBU, dan masyarakat untuk mendukung kelancaran distribusi bahan bakar.

Pertamina Ungkap Penyebab Kelangkaan BBM di Bali

Sebelumnya, kelangkaan BBM di sejumlah wilayah Bali menyebabkan antrean panjang kendaraan di SPBU dan memicu kekhawatiran masyarakat terhadap ketersediaan stok bahan bakar.

Direktur Utama Pertamina, Simon Aloysius Mantiri, menjelaskan bahwa salah satu penyebab gangguan distribusi adalah keterlambatan kedatangan kapal pengangkut BBM.

Penjelasan tersebut disampaikan Simon seusai rapat bersama Gubernur Bali di Depo BBM Pesanggaran, Denpasar, Selasa (13/10/2026).

Menurut Simon, kapal pengangkut BBM mengalami kendala ketika menjalani proses penjangkaran sehingga waktu kedatangannya bergeser dari jadwal yang telah direncanakan.

Keterlambatan tersebut kemudian berdampak pada jadwal distribusi bahan bakar ke sejumlah wilayah di Bali.

Simon menegaskan bahwa penjelasan mengenai kendala teknis tersebut bukan dimaksudkan sebagai pembenaran atas gangguan pasokan yang terjadi.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas kelangkaan BBM yang terjadi selama beberapa hari terakhir.

Pertamina dan Kodam Udayana Berupaya Pulihkan Kelancaran Pelayanan SPBU

Pertamina menekankan pentingnya memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat agar kebutuhan BBM dapat kembali terpenuhi.

Dukungan pengamanan dari Kodam IX/Udayana menjadi bagian dari upaya menjaga ketertiban selama proses distribusi dan pelayanan di SPBU berlangsung.

Kehadiran aparat di sejumlah lokasi diharapkan dapat membantu mencegah gangguan keamanan sekaligus mengurangi potensi perselisihan akibat antrean panjang kendaraan.

Koordinasi antara Pertamina dan Kodam IX/Udayana juga diarahkan untuk memastikan proses penyaluran BBM kepada masyarakat berlangsung dengan aman dan tertib.

Melalui dukungan tersebut, distribusi BBM di Bali diharapkan kembali berjalan lancar sehingga masyarakat dapat memperoleh bahan bakar sesuai kebutuhan.

Penulis :
Aditya Yohan
FLOII 2026