HOME  ⁄  Ekonomi

Pemkab Nabire Kucurkan Dana Otsus Rp150 Juta untuk Peternak Ayam Petelur OAP, Dorong Usaha Perempuan Papua

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Pemkab Nabire Kucurkan Dana Otsus Rp150 Juta untuk Peternak Ayam Petelur OAP, Dorong Usaha Perempuan Papua
Foto: (Sumber :Ketua DPRK Nabire Nancy Karolin Worabay bersama Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan Nabire Elieser S. Korowa saat menyerahkan bantuan modal usaha kepada peternak OAP di Nabire, Sabtu (17/10/2026). ANTARA/Ali Nur Ichsan.)

Pantau - Pemerintah Kabupaten Nabire, Papua Tengah, menyalurkan dana otonomi khusus (otsus) sebesar Rp150 juta kepada kelompok peternak ayam petelur Orang Asli Papua (OAP) di Distrik Wanggar untuk meningkatkan kapasitas produksi dan menjaga keberlangsungan usaha peternakan.

Bantuan tersebut diberikan kepada Kelompok Usaha Clarius 77 yang berlokasi di Kampung Karadiri II, Distrik Wanggar, Kabupaten Nabire.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Nabire Elieser Septinus Korowa mengatakan bantuan modal tersebut merupakan bagian dari program pembinaan dan pengembangan usaha masyarakat OAP.

Dana yang disalurkan akan digunakan untuk pengadaan ternak pengganti, pembelian pakan, serta pemenuhan sarana pendukung kegiatan peternakan.

“Bantuan ini lebih kita tujukan ke pengembangan. Dana bantuan diarahkan untuk pengembangan usaha, termasuk pengadaan ternak pengganti, pembelian pakan, dan pemenuhan kebutuhan sarana pendukung peternakan,” ujar Elieser di Nabire, Sabtu (17/10/2026).

Dana Otsus Rp150 Juta Difokuskan untuk Pengembangan Peternakan

Elieser menjelaskan bahwa pengembangan usaha ayam petelur membutuhkan pengelolaan yang berkelanjutan agar produksi tetap berjalan.

Salah satu kebutuhan penting dalam kegiatan peternakan adalah penggantian ternak secara berkala untuk mempertahankan produktivitas.

Selain itu, ketersediaan pakan dan sarana pendukung juga diperlukan untuk menunjang kegiatan usaha kelompok peternak.

Karena itu, pemerintah daerah mengarahkan penggunaan bantuan sebesar Rp150 juta untuk memenuhi kebutuhan pengembangan usaha tersebut.

Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan kelompok peternak OAP dalam mengelola usaha ayam petelur secara berkelanjutan.

Pemerintah Kabupaten Nabire juga berharap dukungan modal tersebut dapat membantu meningkatkan kapasitas produksi kelompok penerima.

Dinas Ketahanan Pangan Awasi Penggunaan Dana Bantuan

Penyaluran bantuan dana otsus kepada kelompok peternak tidak hanya dilakukan melalui pemberian modal usaha.

Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Nabire juga akan memberikan pembinaan dan melakukan pengawasan terhadap penggunaan dana tersebut.

Langkah itu dilakukan untuk memastikan bantuan dimanfaatkan sesuai kebutuhan dan tujuan pengembangan usaha.

“Pemerintah daerah berharap bahwa berapa pun dan kepada siapa pun yang diberikan perhatian, apalagi dalam bentuk uang, itu menjadi bagian pengawasan dari Dinas Ketahanan Pangan,” ujar Elieser.

Menurutnya, pengawasan menjadi bagian penting dalam pelaksanaan program bantuan pemerintah kepada kelompok usaha masyarakat.

Melalui pendampingan tersebut, pemerintah daerah berharap kegiatan peternakan penerima bantuan dapat terus berkembang.

Pemkab Nabire Bina Kelompok Pertanian dan Peternakan

Selain mendampingi kelompok peternak ayam petelur, Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Nabire juga menjalankan pembinaan terhadap kelompok usaha masyarakat di sektor lainnya.

Pembinaan tersebut mencakup kegiatan usaha di bidang pertanian dan perikanan.

Saat ini, terdapat sekitar 10 kelompok tani dan lima kelompok peternakan yang menjadi binaan Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Nabire.

Program pembinaan diarahkan untuk mendukung pengembangan usaha serta menjaga keberlangsungan kegiatan ekonomi masyarakat.

Pemerintah daerah berharap bantuan modal dan pendampingan yang dilakukan secara berkelanjutan dapat meningkatkan kemampuan produksi kelompok usaha OAP.

Ketua DPRK Nabire Apresiasi Semangat Perempuan Muda OAP

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Nabire Nancy Karolin Worabay mengapresiasi bantuan yang diberikan pemerintah daerah kepada Kelompok Usaha Clarius 77.

Nancy menilai dukungan tersebut penting bagi pengembangan kegiatan ekonomi masyarakat OAP di Kabupaten Nabire.

Ia menjelaskan bahwa kelompok peternak penerima bantuan terdiri atas perempuan-perempuan muda OAP yang berupaya membangun usaha secara mandiri.

Menurutnya, semangat para anggota kelompok dalam menjalankan kegiatan peternakan dapat menjadi contoh bagi perempuan Papua lainnya.

“Ini menjadi contoh perempuan OAP lainnya di Nabire agar terus semangat dan mengembangkan diri untuk terus lebih maju,” ujarnya.

Nancy berharap kelompok peternak tersebut dapat terus mengembangkan usaha dengan memanfaatkan bantuan pemerintah secara optimal.

Pemerintah Kabupaten Nabire juga berharap dukungan dana otsus dan pembinaan usaha dapat memperkuat kegiatan ekonomi masyarakat OAP, khususnya perempuan muda yang bergerak di sektor peternakan.

Penulis :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026